Bom seberat 1.814 kg atau nyaris 2 ton itu diyakini milik pasukan Inggris saat pasukan sekutu menyerbu Jerman. Bom itu dirancang untuk menghancurkan gedung hingga lebih dari 1 km dari pusat ledakan.
Bom yang diperkirakan berisi 1.400 bahan peledak ini merupakan salah satu dari berbagai amunisi sejenis yang ditemukan di Jerman dalam beberapa tahun terakhir.
BACA JUGA: Polisi Jerman Jinakkan 1,8 Ton Bom Sisa Perang Dunia II
Pada Desember 2016 misalnya, sebuah bom milik Inggris ditemukan di Augsburg. Keberadaan bom seberat nyaris 2 ton itu membuat 54 ribu orang harus mengungsi saat Hari Natal tiba. Ini adalah evakuasi terbesar sejak Perang Dunia II berakhir 70 tahun yang lalu.
Merujuk data institusi penelitian Smithsonian, pasukan Amerika Serikat (AS) dan Inggris meluncurkan 2,7 juta ton bom ke penjuru Eropa pada 1940 hingga akhir masa perang pada 1945. Separuh dari bahan peledak itu dijatuhkan di Jerman. Diperkirakan, 10 persen dari bom tersebut gagal meledak.
(Rifa Nadia Nurfuadah)