Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

FOKUS: Pemerintah Maksimal Fasilitasi Ibadah Wukuf di Arafah, Jamaah Haji Fokus Perkuat Jiwa dan Raga

FOKUS: Pemerintah Maksimal Fasilitasi Ibadah Wukuf di Arafah, Jamaah Haji Fokus Perkuat Jiwa dan Raga
Wukuf di Arafah. (Foto: Ist)
A
A
A

HARI ini, tepat 9 Zulhijah 1438 Hijriah, sekira 2,1 juta jamaah haji dari seluruh dunia akan menjalani prosesi puncak ibadah wukuf di Padang Arafah. Di antara jutaan jamaah tersebut, termasuk 203.065 jamaah dari Indonesia yang berangkat ke sana menaiki bus fasilitas dari panitia haji Pemerintah Arab Saudi. Perjalanan ke Arafah dimulai pada Rabu 30 Agustus 2017. Bahkan, ada jamaah yang menjalankan tarwiah (meninggalkan Makkah pada 8 Zulhijah) sejak Selasa malam.

Terkait pemberangkatan ke Arafah, jamaah Indonesia dibagi menjadi tiga waktu, yakni pukul 08.00–12.00, 14.00–16.00, dan 16.00–20.00 waktu Arab Saudi (WAS). Jamaah Indonesia sendiri diberangkatkan secara bertahap, dimulai dari mereka yang menempati kamar hotel di lantai paling bawah dan berlanjut ke atasnya. Jamaah akan dibawa menggunakan 21 bus per maktabnya.

Kepala Bidang Transportasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Subhan Cholid mengatakan, layanan transportasi bagi jamaah terbagi menjadi empat tahap, yaitu dari Makkah ke Arafah, Arafah ke Muzdalifah, Muzdalifah ke Mina, dan Mina kembali ke Makkah. Kemudian kemarin, puluhan bus yang membawa jamaah tampak antre memasuki Padang Arafah. Di kaca depan bus terlihat tulisan asal negara yakni Rusia, Irak, Iran, Turki, dan tentunya Indonesia sebagai jamaah terbanyak di dunia.

Bus satu per satu memasuki Arafah dengan jamaah berbagai rupa dan bahasa. Mereka berbalut kain ihram. Keberagaman ini menandakan kebesaran kuasa Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam menciptakan makhluk-Nya.

(Baca: Cek Tenda Arafah, Menag Keliling Patroli Fasilitas)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement