nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tenang, Meski Ditemukan Cacing Hati di Hewan Kurban, Daging Tetap Aman Dikonsumsi

Agregasi Antara, Jurnalis · Minggu 03 September 2017 03:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 09 03 510 1768214 tenang-meski-ditemukan-cacing-hati-di-hewan-kurban-daging-tetap-aman-dikonsumsi-2W8hlLlzyj.jpg Ilustrasi (Antara/Irwansyah Putra)

BANTUL – Dinas Pertanian Pangan, Kelautan, dan Perikanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memastikan temuan cacing hati pada hewan kurban yang disembelih pada Idul Adha tidak berbahaya bagi manusia.

"Memang hati yang terpapar cacing tidak boleh dikonsumsi dan harus dimusnahkan. Namun untuk daging dan bagian tubuh lain tetap layak dikonsumsi," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Pangan, Kelautan, dan Perikanan Bantul Joko Waluyo di Bantul, Sabtu (2/9/2017).

Dengan demikian, kata dia, adanya kabar yang beredar di masyarakat dan viral di media sosial yang menyebutkan bahwa daging hewan yang terserang cacing hati tidak layak dikonsumsi manusia itu hanya isu dan tidak benar.

Ia mengatakan, dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban pada Idul Adha 2017 di wilayah Bantul memang petugas pemeriksa hewan yang diterjunkan telah menemukan cacing hati pada seratusan hewan baik sapi, domba, maupun kambing.

Akan tetapi, kata dia, tindakan yang diambil petugas saat menemukan cacing hati itu dengan memotong bagian atau keseluruhan hati yang terkena cacing, kemudian daging hewan masih bisa dikonsumsi.

"Sejauh ini cacing yang ditemukan petugas pada hewan kurban di Bantul adalah fasciola sp, atau dalam bahasa awam dikenal sebagai cacing daun," katanya.

Kasi Pelayanan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Bantul Subeno mengatakan untuk memastikan spesies cacing pada hati hewan harus melalui pemeriksaan di laboratorium.

Namun demikian, kata dia, pada dasarnya hewan yang terjangkit cacing setelah proses pemotongan hanya perlu diafkir hatinya yang rusak saja, kemudian dibakar dan dikubur, karena cacing jarang bermigrasi ke daging, sehingga tetap aman dikonsumsi.

"Kepada masyarakat Bantul diminta untuk tidak terpengaruh dengan isu isu yang beredar di media sosial. Sepanjang daging kurban diolah secara matang maka tidak ada masalah yang akan timbul," katanya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini