Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hanura Tunjukkan Sinyal Dukungan di Pilgub Jabar, Ini Reaksi Kang Dedi Mulyadi

Mulyana , Jurnalis-Selasa, 05 September 2017 |15:27 WIB
Hanura Tunjukkan Sinyal Dukungan di Pilgub Jabar, Ini Reaksi Kang Dedi Mulyadi
A
A
A

PURWAKARTA - Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengaku masih membuka pintu lebar-lebar bagi partai politik lain yang ingin bergabung dengan koalisi yang tengah dibangun oleh Partai Golkar dan PDIP di Jawa Barat.

Pihaknya pun sangat menyambut baik‎ keinginan Partai Hanura Jawa Barat yang menyatakan ‎ingin sama-sama bergabung untuk turut serta memenangkan perhelatan pesta demokrasi di tingkat provinsi itu.

Dia mengaku terkejut, sekaligus menyatakan bahwa komunikasi yang akan dibangun ke depan tidak akan menemukan hambatan yang berarti. Hal ini karena kedekatan antara Bupati Purwakarta tersebut dengan grass root Partai Hanura sudah terjalin sejak lama.

"Ini sangat ‎surprise ya. Sejak awal, grass root Hanura kan memang sudah dekat dan memberikan dukungan. Bahkan, kami mengenal baik satu sama lain. Insya Allah soal komunikasi ini akan terus terjalin," jelas Dedi kepada Okezone di rumah dinasnya, Selasa (5/9/2017).

Menurut Dedi, dalam menghadapi Pilgub Jawa Barat, dibutuhkan kolektifitas agar konsolidasi dapat terbangun dengan baik. Ini berkaitan dengan wilayah Jawa Barat yang luas dan membutuhkan komunikasi aktif bukan hanya di tingkat permukaan, melainkan harus sampai pada tingkat akar rumput.

"Saya kira, dalam Pilgub Jabar ini kan butuh kolektivitas, sudah ada Golkar dan PDIP, kali ini Hanura. Totalnya 40 kursi, ini kan bukan jumlah yang kecil dan tidak mudah untuk dikumpulkan. Maka komunikasi langsung dengan masyarakat itu juga sangat diperlukan,," kata dia.

Pada tatanan DPD Partai di Jawa Barat, Dedi mengatakan bahwa komunikasi yang dibangun sudah selesai dengan didasarkan pada dinamika sosial politik paling mutakhir yang tengah berkembang. Adapun pada tatanan DPP Partai, Dedi menyebut dinamikanya lebih berkembang pada barometer politik secara nasional.

"Komunikasi terus dilakukan, urusan Pilgub mah kan yang memutuskannya DPP di Jakarta, jadi dinamikanya saya kira dinamika politik di Jakarta. Kalau kami ini mengukur berdasarkan dinamika yang terjadi di Jawa Barat," kata Dedi menambahkan.

(Risna Nur Rahayu)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement