nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Protes Uji Coba Nuklir, Pemerintah Meksiko Usir Dubes Korut

Putri Ainur Islam, Jurnalis · Jum'at 08 September 2017 11:39 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 09 08 18 1771819 protes-uji-coba-nuklir-pemerintah-meksiko-usir-dubes-korut-7DaU68gUOC.jpg Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto. (Foto: Reuters)

MEKSIKO – Pertentangan dunia mengenai uji coba bom nuklir oleh Korea Utara (Korut) terus berdatangan. Kini Pemerintah Meksiko mengusir Duta Besar (Dubes) Korut yaitu Kim Hyong Gil, sebagai bentuk protes atas uji coba yang dilakukan pada Minggu 3 September tersebut.

"Kegiatan nuklir yang dilakukan oleh Korut tersebut menimbulkan risiko bagi perdamaian dan keamanan internasional dan merupakan ancaman bagi negara-negara di kawasan ini, termasuk sekutu fundamental Meksiko seperti Jepang dan Korea Selatan," kata pemerintah Meksiko dalam sebuah pernyataan yang dikutip IBT Times, Jumat (8/9/2017).

Pemerintah menambahkan, Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto memerintahkan pengusiran Kim berdasarkan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang memberlakukan sanksi terhadap orang-orang dan entitas yang terkait dengan program nuklir Pyongyang.

BACA JUGA: Korut: Jika Disanksi soal Bom Hidrogen, Kami Akan Balas dengan "Cara Sendiri"

BACA JUGA: Kompak! Dunia Internasional Kecam Uji Coba Nuklir Keenam Korut

Pemerintah Meksiko meminta Kim agar segera meninggalkan negara tersebut dalam 72 jam ke depan. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Meksiko telah mengklarifikasi bahwa walaupun pemerintah melakukan pengusiran tersebut, mereka tidak akan memutuskan hubungan diplomatik dengan Korut.

Meskipun memiliki hubungan diplomatik dengan Korut selama bertahun-tahun, negara Amerika Latin tersebut mengecam uji coba nuklir yang menciptakan situasi seperti perang di Semenanjung Korea. Meksiko telah berulang kali mendesak Korut agar mematuhi upaya PBB untuk membuat dunia bebas senjata nuklir.

Namun, Korut tetap melakukan beberapa uji coba rudal balistik sepanjang 2017, dengan yang terbaru terbang di atas wilayah penduduk Jepang. Yang makin membuat Meksiko kecewa, Korut juga mengancam akan meledakkan Pulau Guam.

BACA JUGA: Semenanjung Korea Memanas! Korsel Pertimbangkan Opsi Militer Hadapi Nuklir Korut

Uji coba nuklir pada 3 September meningkatkan ketegangan antara Korut dan negara lain di seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, Rusia, dan China. Pemerintah AS bahkan dilaporkan akan membekukan aset Kim Jong-un dan menjatuhkan sanksi tegas agar Korut berhenti melakukan aktivitas nuklir.

Sekadar diketahui, Korut mengklaim telah melakukan uji coba bom hidrogen terkuat pada Minggu 3 September. Uji coba bom nuklir keenam tersebut semakin meningkatkan ketegangan antara negara terisolasi itu dengan Amerika Serikat (AS) dan sekutu-sekutunya. Klaim itu diumumkan beberapa jam setelah lembaga seismik internasional mendeteksi adanya guncangan gempa di dekat lokasi uji coba nuklir Korut.

Uji coba bom hidrogen yang dilakukan Korut tersebut juga memicu terjadinya tanah longsor di daerah peledakan dan sekitarnya. Hal itu diperlihatkan oleh citra satelit, namun tidak ada kawah yang terbentuk dari reruntuhan. (pai)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini