Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Soal Isu Pembelian 5.000 Senjata Api, Ini Kata Panglima TNI

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Minggu, 24 September 2017 |21:46 WIB
Soal Isu Pembelian 5.000 Senjata Api, Ini Kata Panglima TNI
Panglima TNI, Jenderal Gatot saat di Mabes TNI (foto: Putera/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo angkat bicara mengenai adanya institusi lain yang hendak mengimpor 5.000 pucuk senjata api secara ilegal. Namun, Gatot enggan berkomentar secara mendalam mengenai hal tersebut.

Gatot menegaskan, pernyataan itu tidak pernah disampaikan secara resmi kepada awak media atau pers rilis. Menurutnya, hal itu disampaikan saat melakukan acara tatap muka dengan para Purnawirawan.

"Jadi begini saya tak pernah pers rilis, saya ulangi saya tak pernah pers rilis. Hanya saya menyampaikan kepada purnawirawan berita itu keluar. Sehingga saya tak menanggapi satu kata pun masalah itu," papar Gatot saat ditemui di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (24/9/2017).

 (Baca: Wiranto: Pembelian 500 Senjata Api Laras Pendek untuk Sekolah BIN)

Terkait video dan rekaman yang beredar mengenai pernyataan 5.000 pucuk senjata api secara ilegal, Gatot tak menampik hal tersebut.

"Bener itu omongan kata-kata saya, bener 1000 persen itu kata-kata saya. Tapi saya tak pernah pers rilis. Maka saya tak perlu tanggapi itu," tegas Gatot.

 (Baca: Isu Pembelian 5.000 Senjata Ilegal, Wiranto Ceritakan Pengalamannya saat Jadi Pimpinan TNI)

Mengenai isu ini, Menko Polhukam, Jenderal (Purn) Wiranto menggelar konferensi pers dikantornya. Menurut dia kabar adanya pembelian 5.000 sejata ilegal adalah masalah komunikasi atau miss komunikasi.

“Setelah saya memanggil Kepala BIN, Kapolri, Panglima TNI dan institusi lainnya yang terkait dengan masalah ini, ternyata memang ini hanya masalah komunikasi yang tidak pas terkait masalah ini. Saya cek kembali ternyata ini berhubungan dengan pembelian 500 senjata laras pendek buatan Pindad yang diperuntukkan bagi sekolah intelijen oleh BIN,” ujar Wiranto di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Minggu (24/9/2017).

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement