Bahkan, pada tahun 2016, telah lahir empat anak Badak Jawa yang terekam video trap dari empat induk yang berbeda. Empat ekor anak badak yang terdiri dari dua jantan dan dua betina itu pun diberi nama Mayang, Irna, Prabu dan Manggala.
Kini, pemerintah pun menggandeng masyarakat sekitar yang terdiri dari dua kecamatan yakni Sumur dan Cimanggu dan 19 desa di dalamnya untuk ikut bersama menanggulangi ancaman kepunahan Badak Jawa.
Peran serta masyarakat sekitar salah satunya adalah dengan menanam pohon yang menjadi makanan badak seperti pohon salam, putat, kijahe, klendog, kitanjung, bungur, hingga bayur.
Kini, Badak Jawa butuh dukungan dari semua pihak, baik pemerintah, masyarakat hingga kalangan swasta untuk ikut serta dalam melindungi spesies terancam punah itu. Jangan sampai kemunculan Badak Jawa hanya akan bisa disaksikan anak cucu kita dari gambar dan video semata, tanpa pernah melihat secara langsung indahnya species mamalia tersebut. (wal)
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.