PADANG - Siswi kelas V Sekolah Dasar (SD) di Pasaman melahirkan seorang bayi laki-laki di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Sikaping, Sumatera Barat. Namun, sejak melahirkan bayi tersebut, sang ibu yang identitasnya tak disebut itu lari entah kemana.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasaman Efka Emi menjelaskan, bocah 10 tahun ini melahirkan bayi laki-laki secara prematur pada 24 Agustus 2017, satu hari dia melahirkan orangtuanya ini menghilang tidak tahu kemana perginya.
“Kemudian pihak rumah sakit melakukan koordinasi dengan pihak kita, maka untuk biaya perawatan sampai bayi laki-laki itu normal kita tanggung patungan antara rumah sakit dan dinas sosial," kata Efka kepada wartawan, Selasa (26/9/2017).
Setelah melahirkan, pihak keluarga tidak sanggup mengasuh bayi tersebut dan menyerahkan ke pihak dinas sosial. “Jadi dugaan kita ini ibu bayi itu korban pelecehan seksual, namun keluarganya mau melapor kejadian ini kepada polisi,” sambungnya.