BEKASI - Sebuah aksi tidak terpuji diduga telah dilakukan oleh sekelompok orang saat konvoi iring-iringan jenazah di Jalan Raya Kranggan, Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat.
Konvoi pengantar jenazah tersebut dengan arogan telah mengejek pengendara mobil yang kebetulan berpapasan di jalan raya. Bahkan, sekelompok orang tak dikenal itu sampai mematahkan kaca spion sebuah mobil taksi berwarna biru.
Peristiwa ini diposting oleh akun facebook @Franciska Hutagalung dan membagikannya ke Grup Info Lowongan Kerja Driver/Supir (ILKD) pada Selasa 26 September 2017. Franciska menuturkan, saat kejadian, dirinya sedang mengendarai mobil dari Jalan Raya Kranggan menuju Jalan Raya Hankam, Bekasi. Kebetulan saja mobilnya berpapasan dengan konvoi pengantar jenazah itu.
(Baca juga: Heboh! Nelayan Tewas Diterkam Buaya, Pas Dicari Jasadnya Muncul Sendiri dalam Kondisi Utuh)
"Mobil sudah saya hentikan di pinggir jalan guna memberikan mereka jalan (padahal jalan sepi) tapi dengan tidak saya sangka konvoi pengantar jenazah tersebut dengan penuh arogansi tetap memukul kaca spion saya dan memainkannya, ada yang mengejek saya yang pada waktu itu masih di dalam mobil. Saya hanya bisa terdiam," tulis Franciska di akun facebook-nya.
Kemudian setelah konvoi tersebut lewat lanjut dia, Franciska lalu melanjutkan perjalanannya. Namun, baru berjalan beberapa detik mobil dengan kecepatan tinggi yang diduga bagian dari konvoi jenazah tadi begitu ugal-ugalan hingga menyenggol kaca spionnya. "Saya diam saja. Saya lanjutkan perjalanan saya," ucapnya lagi.
(Baca juga: Kocak! Dikomplain Pelanggan, Sopir Grab Berhijab Ini Malah Minta Dinikahi)
Sekira jarak 50 meter berjalan, Franciska melihat di depannya terdapat sopir taksi yang sedang memperbaiki kaca spionnya. Ia pun menyempatkan diri untuk menyapa sopir taksi yang terlihat kebingungan itu.
"Saya kemudian singgah dan bertanya, ada apa pak? Sopir taksi itu menjawab dengan mata yang berkaca-kaca dan dengan muka yang sedih. 'Konvoi antar jenazah tadi ada yang patahin kaca spion, padahal saya sudah minggir dan menepis' (jawab sang sopir taksi). Saya hanya bisa geleng-geleng kepala. Apa ini yang namanya toleransi dan saling menghormati antar pengguna jalan raya? Apa tidak ada UU untuk hal anarkis seperti ini?" sesal Franciska.
Para netizen lantas bereaksi atas peristiwa yang menimpa sang sopir taksi. Mereka berempati dan tak habis pikir dengan perilaku arogan dari iring-iringan pengantar jenazah itu.
"Taksi kan cari duit susah orang kerja cari duit malah musibah kayak gini. Menjengkelkan bgt iringan jenazah gak punya otak," tulis akun @Guntur Duta Suvianto.
"Aksi brutal itu sama seperti geng motor," ucap @Bayu Cheper.
"Kalo ane sih maaf bukan sok jagoan udah minggir masih digtuin tbrak ajj sklian," sebut @Ariez Bintang'a Hendra.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.