Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lolos dari Maut, Begini Kisah Penemu Jasad Tujuh Pahlawan Revolusi di Lubang Buaya

Ahmad Sahroji , Jurnalis-Sabtu, 30 September 2017 |06:32 WIB
Lolos dari Maut, Begini Kisah Penemu Jasad Tujuh Pahlawan Revolusi di Lubang Buaya
AKBP Sukitman (Foto: Istimewa)
A
A
A

Dialah satu-satunya saksi ketika para jenderal dimasukkan ke sebuah lubang galian nan sempit.

Dari jarak sekitar 10 meter Sukitman bisa melihat dengan jelas sekelompok orang mengerumuni sebuah sumur sambil berteriak, "Ganyang kabir, ganyang kabir! (Ganyang jendral, red)"

Di dalam sumur itu dimasukkan tubuh manusia - entah dari mana – yang langsung disusul oleh berondongan peluru. Sukitman sempat melihat seorang tawanan dalam keadaan masih hidup dengan pangkat bintang dua di pundaknya, mampir sejenak di tempatnya ditawan.

Pada hari di mana Sukitman berhasil lolos dalam kejadian kelam tersebut, ia masuk ke kolong truk untuk berbaring, karena kepalanya pusing. Walau sempat beberapa kali mendengar suara tembakan, Sukitman tetap tertidur pulas. Sampai ketika terbangung di sore hari, ia mendapati dirinya sendirian dekat lokasi kejadian. Tak ada pasukan yang semula menyiksa ke tujuh pahlawan revolusi tersebut.

Segera Sukitman melarikan diri dan melapor ke markas Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) pada 3 Oktotber dan dipertemukan dengan Kolonel Sarwo Edi Wibowo. Sukitman diminta membuat denah tempat pembuangan mayat para jenderal, untuk dijadikan petunjuk pasukan RPKAD menggerbek lokasi tersebut.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement