Ada pula ruangan khusus yang memamerkan foto-foto, lukisan serta peninggalan Ade Irma Suryani seperti boneka, tas kulit kecil dan tempat minum plastik.
Museum itu diresmikan pada 3 Desember 2008 oleh Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, bertepatan dengan hari lahir Jenderal Abdul Haris Nasution. Museum tersebut dibuka setiap Selasa-Minggu pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Terdapat Ruang Relik berisi pakaian yang dikenakan para korban saat diculik, serta hasil visum dari dokter. Ada juga alat bantu pernafasan yang dikenakan tim evaluasi jenazah dari dalam sumur.
Di kompleks itu juga ada ruang teater yang memutar rekaman bersejarah pengangkatan jenazah Pahlawan Revolusi hingga pemakaman ke Taman Makam Pahlawan Kalibata.
Pengunjung pada hari itu kebanyakan adalah kelompok pelajar yang melakukan study tour. Sebagian dari mereka mengelilingi museum didampingi para guru.
"Kami mengajak para siswa dan siswi mengetahui sejarah sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme, terlebih lagi menjelang Hari Kesaktian Pancasila," ujar Aida Mudrikah (40), salah satu guru SMA di Yayasan Islam Al-Ayaniyah tanggerang.