Dihubungi terpisah, Kapenrem 041/Gamas Bengkulu, Mayor Inf David Suardi mengaku, belum mengetahui atas penemuan tersebut. ''Saya belum tahu. Saya lagi di sport center,'' kata David.
Sementara itu, saat dikonfirmasi Kepala Bidang (kabid) Berantas BNN Provinsi Bengkulu, AKBP. Marlian Ansori mengatakan, senpi yang terekam X-Ray Bandara Fatmawati, milik BNN. Selain itu, kata Marlian, pengiriman itu dikirim secara resmi dengan didukung dokumen resmi.
''Surat dokumennya lengkap. Itu surat pengiriman secara resmi untuk BNN Bengkulu," kata Marlian.
Marlian menjelaskan, pengiriman senjata itu sesuai dengan kebutuhan personil di BNN Provinsi Bengkulu.
''Itu untuk pendukung tugas kita dalam rangka perang terhadap narkoba. Sebab selama ini kita belum dilengkapi senjata,'' pungkas Marlian.
(Awaludin)