Keakraban Presiden Soeharto dan Soedjono Hoemardani terjalin kala sang Presiden ikut serta dalam organisasi Ikatan Mistikal di tahun 1957. Oleh karena itu pada saat sang Jenderal menguasai tampuk kepemerintahan Indonesia, Soedjono adalah salah satu orang terdekat yang ditunjuk masuk dalam daftar staf kepresidenan dan sering diperintahkan untuk memantau politik negara secara ghaib hingga jabatan tertingginya yakni asisten pribadi Bidang Ekonomi dan Perdagangan.
Dikatakan oleh beberapa orang bahwa Presiden Soeharto tampak menangis di saat pemakaman Soedjono. Sepeninggalnya guru spiritualnya tersebut, Presiden Soeharto beralih mempelajari dan mendalami Islam dan mulai meninggalkan ajaran kebatinan Jawa.
3. Bacharuddin Jusuf Habibie
Selain sebagai mantan Presiden, BJ Habibie juga dikenal sebagai salah satu ilmuwan besar dunia yang berasal dari Indonesia, mampu menciptakan pesawat canggih dan memiliki 46 hak paten bidang aeronautika di dunia.
Akan tetapi dibalik segala kecerdasan dan kehebatannya, BJ. Habibie pernah mengalami situasi paling menyedihkan yakni saat istri tercinta Ainun Habibie meninggal dunia mendahuluinya.
Ketika jasad mantan Ibu Negara Hasri Ainun Habibie diserahkan oleh pihak keluarga ke pemerintah. Habibie tak kuasa menahan rasa sedihnya. Kisah romantisme beliau berdua begitu dahsyat, kesetiaan Presiden BJ. Habibie dielu-elukan, pengabdian Ibu Ainun begitu banyak menginspirasi.
4. KH Abdurrahman Wahid
Presiden ke-4 Republik Indonesia atau yang akrab disapa Gus Dur merupakan salah satu tokoh besar dari Nahdlatul Ulama. Gus Dur dikenal sebagai seorang yang sangat menjunjung tinggi nilai toleransi meskipun tumbuh dan besar di kalangan para ulama agama Islam.