Image

Presiden Malawi Akan Buru Vampir dan Ilmu Sihir untuk Redakan Kekerasan Massal

Rahman Asmardika, Jurnalis · Sabtu 14 Oktober 2017, 01:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 14 18 1795219 presiden-marawi-akan-buru-vampir-dan-ilmu-sihir-untuk-redakan-kekerasan-massal-uNbJcdXsFb.jpg Presiden Malawi, Peter Mutharika. (Foto: Reuters)

LILONGWE – Presiden Malawi Peter Mutharika memperingatkan tersangka praktek vampire untuk berhenti melakukan teror dan memerintahkan dukun di desa-desa untuk memberantas praktek sihir. Peringatan itu disampaikan Mutharika menyusul kekerasan massal yang dipicu rumor terkait mahkluk penghisap darah itu.

BACA JUGA: Duh! Rumor Vampir Picu Kekerasan Massal di Malawi, Staf PBB Sampai Ditarik Keluar

"Jika ada yang menggunakan sihir untuk menghisap darah orang, saya akan menghadapinya dan saya meminta mereka untuk berhenti melakukan hal itu dengan segera," kata Mutharika sebagaimana dilansir Reuters, Sabtu (14/10/2017).

Seruannya dari Mutharika muncul di saat ketakutan akan vampir di dua distrik memicu kekerasan massa dan menyebabkan setidaknya enam orang tewas. Aksi main hakim sendiri yang dilakukan massa  terhadap orang-orang yang dituduh sebagai vampir telah meluas sejak pertengahan September. Kekerasan massal itu juga membuat PBB menarik stafnya dari Marawi karena alasan keamanan.

Berdasarkan laporan Departemen Keselamatan dan Keamanan PBB (UNDSS) menyebutkan, isu munculnya vampire tersebut datang dari negara tetangga Malawi, Mozambik dan menyebar. Namun, UNDSS tidak mengetahui dengan jelas bagaimana awal mula cerita mengenai vampire itu.

Kepercayaan akan ilmu sihir tersebar luas di daerah pedesaan di Malawi, salah satu negara termiskin di dunia, di mana banyak lembaga bantuan dan LSM bekerja. Serentetan kekerasan dan aksi main hakim sendiri terkait dengan rumor vampir juga pernah terjadi di Malawi pada 2002.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini