Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gila! Diminta Cerai, Tentara Thailand Tembak Mati Istrinya di Pasar Swalayan

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Sabtu, 14 Oktober 2017 |23:01 WIB
Gila! Diminta Cerai, Tentara Thailand Tembak Mati Istrinya di Pasar Swalayan
Korban sempat berupaya dilarikan ke rumah sakit tetapi nyawanya tidak tertolong (Foto: The Star)
A
A
A

UDON THANI – Aksi koboi diperlihatkan seorang anggota tentara Thailand di sebuah pasar swalayan di Udon Thani. Sersan Mayor I Pichet Chumboonchoo menembak mati istrinya pada Jumat 13 Oktober malam setelah keduanya terlibat cekcok terkait perselingkuhan pria berusia 41 tahun itu.

Pichet ditemukan dalam keadaan tergeletak di lantai dengan luka tembak di dada. Ia hanya berjarak 5 meter (m) dari istrinya, Sirinporn Chumboonchoo, yang juga terbaring setelah mendapat tiga buah tembakan di punggung.

Sebagaimana dilansir The Star, Sabtu (14/10/2017), sepucuk pistol otomatis berkaliber 9 milimeter (mm) ditemukan di lokasi penembakan. Sirinporn sempat berupaya diberikan pertolongan. Akan tetapi, perempuan berusia 40 tahun itu kemudian dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit.

Penembakan juga melukai keponakan pasangan tersebut yang berusia tujuh tahun dan seorang perempuan pegawai pasar swalayan yang berusia 32 tahun. Keduanya dirawat karena sama-sama menderita luka tembak di engkel.

Situasi di pasar swalayan sempat gaduh usai terjadi penembakan. Staf pasar swalayan berupaya membuka jalan dan menggunakan troli untuk membawa para korban luka-luka ke ambulans, termasuk Sirinporn.

Kolonel Polisi Poomiwit Wetchkama mengatakan, pihaknya sudah berhasil meminta keterangan dari kerabat Sirinporn. Pihak keluarga yakin Pichet kesal karena dituduh oleh istrinya selingkuh dengan perempuan lain. Korban lantas meninggalkan suaminya yang bertugas di Kanchanaburi dan tinggal di Udon Thani bersama kerabatnya.

Pichet pergi ke Udon Thani untuk menyusul istrinya. Ia berupaya untuk berdamai dengan Sirinporn. Namun, perempuan itu menolak untuk berdamai karena sebelum pergi, ia sudah meminta agar diceraikan oleh sang perwira.

Beberapa saksi mata menerangkan, Pichet menembak dirinya sendiri di dada. Namun, tembakan tersebut nampak tidak disengaja dan terjadi setelah pelaku mengalami masalah dengan pistolnya.

(Wikanto Arungbudoyo)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement