Presiden Jokowi Minta Fasilitas di Danau Toba Dipercantik

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Sabtu 14 Oktober 2017 23:57 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 14 340 1795577 presiden-jokowi-minta-fasilitas-di-danau-toba-dipercantik-l9fHwxHZwe.jpeg Presiden Jokowi ke Danau Toba (Foto: Ist)

JAKARTA - ‎Keindahan alam kawasan Danau Toba, Provinsi Sumatra Utara merupakan potensi besar sektor pariwisata di Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya mempersiapkan sejumlah sarana yang mendukung pertumbuhan kawasan tersebut.

"Di semua titik yang ada di semua kabupaten di Danau Toba ini semuanya sangat cantik. Semuanya sangat indah. Tinggal memoles dan mempromosikan, tapi fasilitas itu harus siap semuanya," kata Jokowi dari keterangan Biro Pers dan Media Istana Kepresidenan usai mengunjungi kawasan Huta Ginjang, Tapanuli Utara, S‎abtu (14/10/2017)

Kepala negara menyatakan, saat ini pemerintah akan fokus menyelesaikan pembangunan jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi. Namun, tidak menutup kemungkinan jalan tol tersebut akan terus disambungkan.

"Akan diteruskan lagi kemungkinan pembebasan lahan mulai tahun depan. Insya Allah sudah dimulai pembebasan lahan. Kurang lebih 90-100 kilometer seingat saya," ungkapnya.

Apalagi, menurut Presiden Jokowi, kawasan tersebut masuk dalam kawasan pengembangan ekonomi khusus. Sehingga, pengembangan Bandara Silangit dan jalan tol di sekitar kawasan tersebut sangat penting guna memudahkan akses ke danau tersebar yang ada di Asia Tenggara itu.

"Fasilitas infrastruktur seperti itu penting dalam rangka pengembangan pariwisata di Danau Toba," ucap mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Sejumlah produk wisata yang ada di kawasan Danau Toba juga harus mulai diperbaiki dan dipromosikan secara lebih luas.

"Yang juga tak kalah pentingnya adalah produk-produk wisata yang ada di sini. Harus mulai dibenahi, seni budaya juga mulai ditampilkan," kata Jokowi.

Ia menambahkan, salah satu rencana pemerintah adalah dengan membuka rute penerbangan langsung dari Singapura ke Bandara Silangit. Hal itu dilakukan sebagai upaya promosi yang dilakukan pemerintah.

"Nanti akhir bulan ini ada penerbangan langsung dari Singapura ke Silangit. Meskipun masih pesawat bombardir. Kita coba, kita paksa jalan," ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini