nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemimpin Abu Sayyaf dan Militan Maute Dilaporkan Tewas, Militer Filipina Bungkam

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 16 Oktober 2017 09:52 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 16 18 1796097 pemimpin-abu-sayyaf-dan-militan-maute-dilaporkan-tewas-militer-filipina-bungkam-r7QPakmw4a.jpg Pemimpin Abu Sayyaf, Isnilon Hapilon (tgh) tengah bertemu dengan anggota militan. (Foto: AP File)

MARAWI – Tentara Filipina dilaporkan telah berhasil menewaskan dua pemimpin teroris yang memicu pertempuran panjang di Kota Marawi. Namun, benar tidaknya laporan tersebut masih menjadi perdebatan.

BACA JUGA: Militer Filipina Klaim Pimpinan Militan Maute Terjebak di Marawi

Berdasarkan keterangan seorang sumber yang dilansir Inquirer, Senin (16/10/2017), Pemimpin Abu Sayyaf, Isnilon Hapilon dan Pemimpin militan Maute, Omar Maute terbunuh dalam pertempuran di Marawi. Sumber yang menolak untuk diungkap identitasnya itu juga mengklaim tentara Filipina berhasil membebaskan setidaknya 17 sandera dalam pertempuran tersebut.

Foto-foto jasad mereka sudah diambil dan dibandingkan dengan foto yang diambil saat mereka masih hidup. Sumber itu mengatakan, foto tersebut tampaknya cocok dengan file foto Maute dan Hapilon.

Militer Filipina masih bungkam terkait informasi tewasnya kedua pentolan kelompok militan itu. Wakil Komandan Gugus Tugas Gabungan Ranao Filipina, Kolonel Romeo Brawner Jr, tidak memberikan keterangan apapun meski dia telah mengonfirmasi laporan terkait pembebasan 17 orang sandera.

BACA JUGA: Mantap! Militer Filipina Berhasil Rebut Markas Militan di Marawi

Ini bukan pertama kalinya Omar dan Isnilon dilaporkan tewas dalam pertempuran. Pada Juni lalu, Omar dikabarkan tewas, meski akhirnya terungkap bahwa dia masih hidup meski mengalami luka-luka. Sementara Isnilon dilaporkan terbunuh di Basilan beberapa tahun lalu sampai diketahui yang tewas ternyata adalah putranya.

Semenjak konflik di Marawi pecah pada Mei lalu, setidaknya 162 tentara Filipina telah dilaporkan tewas dan 1.700 lainnya mengalami luka-luka. Sementara militan Maute telah kehilangan 817 anggotanya. Korban dari pihak warga sipil dikabarkan mencapai 47 orang.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini