Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Akhir Maret 2019, Kaisar Jepang Akihito Diperkirakan Lengser

Emirald Julio , Jurnalis-Jum'at, 20 Oktober 2017 |09:39 WIB
Akhir Maret 2019, Kaisar Jepang Akihito Diperkirakan Lengser
Foto Kaisar Jepang, Akihito, yang melambaikan tangannya (Foto: AFP/Japan Times)
A
A
A

TOKYO – Kaisar Jepang, Akihito, dikabarkan sudah mendapatkan tanggal pasti kapan ia akan resmi turun tahta. Media Jepang memperkirakan Kaisar Akihito akan lengser pada Maret 2019.

Asahi mewartakan, Pemerintah Jepang saat ini sudah berada di tahapan akhir dalam merampungkan jadwal tersebut. Sebagaimana dilansir dari Reuters, Jumat (20/10/2017), kaisar berusia 83 tahun itu sebenarnya sudah memberikan pengumuman pada tahun lalu bahwa ia akan turun tahta karena kekhawatiran usianya yang sudah terbilang sepuh membuatnya sulit untuk menjalankan tugasnya.

Baca juga: UU Disahkan, Kaisar Akihito Akan Turun Takhta dalam Tiga Tahun

Calon pengganti Akihito pun sudah ditunjuk. Asahi melaporkan bahwa Putra Mahkota Naruhito akan naik tahta sehari setelah lengsernya Kaisar Akihito. Dengan itu maka pada 1 April 2019, putra mahkota berusia 57 tahun tersebut akan membawa Jepang ke era baru.

Lengsernya Kaisar Akihito sempat dikhawatirkan akan banyak membuat warga Jepang panik mengingat ia sudah duduk di tahta semenjak 1989 tepatnya ketika ayahnya, Hirohito, wafat. Namun, Asahi menyebut bahwa tanggal Maret 2019 dipercaya akan meminimalisir dampak terhadap psikologi warga Negeri Sakura.

Selain itu, ada alasan lain mengapa tanggal itu dipilih oleh otoritas Jepang. Badan Rumah Tangga Kerajaan Jepang menginginkan transisi kekuasaan dilakukan pada musim semi 2019 karena banyak ritual yang melibatkan keluarga kerajaan dijadwalkan digelar pada musim gugur dan musim dingin.

Baca juga: Kabinet Jepang Setujui RUU Izinkan Kaisar Turun Tahta

Sekadar informasi, Akihito merupakan salah satu kaisar yang memangku tugas paling berat dibandingkan pendahulunya. Pasalnya, ia harus berusaha “memulihkan” luka yang diciptakan Negeri Sakura baik di dalam dan di luar negeri pasca-berakhirnya Perang Dunia II.

Pada hari ini, Permaisuri Michiko tepat berulang tahun ke-83 dan ia mengeluarkan pesan khusus yang menggambarkan perasaannya. Permaisuri Michiko menyatakan bahwa ia memandang perjalanannya keliling Jepang bersama Kaisar Akihito merupakan perjalanan terakhir mereka karena itulah ia tak bisa membendung rasa sedihnya.

Walau sedih, namun sang permaisuri juga merasa lega. Sebab ia mengklaim merasakan rasa damai yang tidak terukur karena Akihito akhirnya bisa beristirahat setelah bertahun-tahun mengemban jabatannya sebagai Kaisar Jepang.

(Emirald Julio)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement