SAMARINDA - Saat di jalan raya, sudah sejatinya kita berkendara secara tertib dan saling menghargai antar sesama pengguna jalan. Bukannya malah egois dan menunjukkan perilaku seolah sebagai 'raja' jalanan. Sebuah peristiwa senggolan kendaraan di jalan raya terjadi di Kota Samarinda, Kalimantan Timur belum lama ini.
Seorang sopir truk menyerempet sepeda motor yang dikendarai anggota TNI. Parahnya, prajurit TNI berseragam loreng itu sedang memboncengi istrinya yang tengah hamil. Lantaran dianggap membahayakan keselamatan orang lain, pria paruh baya itu lantas ditegur. Namun, bukannya menyadari dan meminta maaf atas kesalahannya, ia malah mengamuk.
Dalam video pertama yang dibagikan oleh pengguna akun facebook @Eris Riswandi pada Jumat (20/10/2017), nampak pria itu begitu emosi dengan anggota TNI yang disenggolnya. Meski awalnya sempat terpancing, prajurit TNI itu lebih memilih tidak bersikap reaktif berlebihan dan cenderung memperingatkan yang bersangkutan.
Beberapa orang pengguna jalan di sekitar itu dibuat sibuk untuk melerai kedua belah pihak. Terutama sang sopir truk yang terlihat kalap dan terus melontarkan kata-kata kasar kepada anggota TNI itu. Setelah dianggap meresahkan, pria yang tak diketahui identitasnya itu akhirnya diamankan oleh petugas dan akhirnya ia bersedia meminta maaf. Permohonan maaf sopir truk tersebut dapat dilihat pada video kedua.
"Saya minta maaf kepada TNI atas kejadian tadi sore di Jalan RE Martadinata, Kota Samarinda karena saya mengeluarkan kata-kata kasar, kotor. Saya mengakui perbuatan Saya salah. Saya meminta maaf kepada pihak TNI dan masalah ini sudah dimediasi atau sudah diselesaikan di Kantor Denpom Jalan Awang Long, Kota Samarinda dan saya sudah membuat surat pernyataan," ucapnya sembari menunjukkan secarik kertas berisi surat pernyataan yang dibuatnya.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.