KUTAI KARTANEGARA - Semayang merupakan satu dari delapan desa di Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur. Berjarak tempuh sekira 2,5 jam dari Tenggarong, Ibu Kota Kukar, Semayang memiliki potensi perikanan air tawar yang sangat melimpah karena lokasinya tepat berada di bibir Danau Semayang.
Danau Semayang merupakan danau terbesar di Kukar dengan luas sekira 13.000 hektare. Seluas mata memandang hanya hamparan air tanpa batas dengan beberapa gulma air yang mengapung seperti eceng gondok. Danau dalam bahasa Kutai disebut dengan kenohan.
Danau Semayang sendiri, menjadi tempat berkembang biaknya ikan air tawar seperti Patin, Bilis, Gabus, Toman, Biawan, Puyu, Lais, dan Belida, Lais, Kendia, Lepok dan Repang.
Hampir sebagian besar penduduk di Desa Semayang bermata pencaharian sebagai nelayan dan bertani. Jika Danau Semayang dalam kondisi banjir, maka warga akan bekerja mencari ikan dan di musim kemarau Danau Semayang akan mengering hingga bisa dimanfaatkan warga untuk bercocok tanam padi dan jagung.
Danau Semayang dalam kondisi air sedang dalam, maka dapat dipastikan ikan-ikan yang ditangkap nelayan akan melimpah ruah. Bahkan dalam satu hari, seorang nelayan bisa membawa pulang ikan dari berbagai jenis hingga puluhan kilogram.
Cara menangkap ikan yang dilakukan nelayan di Danau Melintang dilakukan secara tradisional, yang paling sering dilakukan dengan cara sawaran dan merempa. Prinsip kerja dari sawaran adalah menghadang gerombolan ikan agar yang masuk ke dalam jala yang dibuat berkamar-kamar. Alat tangkap ini dipasang secara menetap di dalam air sepanjang 100 meter.