Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

HARI SUMPAH PEMUDA: Antologi Perjuangan Kaum Muda, Bung Tomo, Sumpah Pemuda dan Proklamasi

Yudhistira Dwi Putra , Jurnalis-Sabtu, 28 Oktober 2017 |08:30 WIB
HARI SUMPAH PEMUDA: Antologi Perjuangan Kaum Muda, Bung Tomo, Sumpah Pemuda dan Proklamasi
A
A
A

JAKARTA - Peristiwa Budi Utomo, kelahiran Sumpah Pemuda dan Proklamasi Kemerdekaan menjadi sebuah antologi. Ketiganya memiliki cerita berbeda, namun sangat berkaitan dalam sebuah plot yang mengisahkan perjuangan para pemuda dalam merebut kemerdekaan bangsa.

Peristiwa berdirinya Budi Utomo pada 20 Mei 1908 dianggap sebagai awal kebangkitan nasional dan keterlibatan pemuda dalam perjuangan bangsa. Pendirian Boedi Oetomo bahkan disebut-sebut sebagai awal dari proses bangkitnya rasa nasionalisme.

Setelah Budi Utomo, tercatat sejumlah organisasi dan partai politik turut lahir. Budi Utomo pun mengubah pola perjuangan bangsa Indonesia untuk meraih kemerdekaan. Digagas oleh Wahidin Sudirohusodo, didirikan oleh Soetomo dan digerakkan oleh para pemuda, mahasiswa STOVIA. semisal Goenawan Mangoenkoesoemo dan Soeraji, Budi Utomo berhasil memicu kesadaran para tokoh pergerakan nasional untuk mulai berjuang dengan cara berorganisasi.

"Membicarakan kembali peran Wahidin dan Soetomo berarti membicarakan kembali suatu proses panjang kelahiran dan perkembangan nasionalisme Indonesia. Proses itu semakin memperlihatkan bentuk nasionalisme yang nyata dalam wujud Perhimpunan Indonesia (PI) dan partai-partai politk yang menyusulnya, di antaranya Parindra," tutur seorang tokoh pers, Manuel Kaisiepo sebagaimana dilansir Kompas.com

Bahkan, Presiden Soekarno, dalam setiap pidatonya selalu menyebut berdirinya Budi Utomo sebagai tonggak kesadaran masyarakat akan pentingnya persatuan dan kesatuan.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement