nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pilgub Jateng 2018, PPP Romy Sodorkan Pendamping Ganjar Pranowo

Prabowo, Jurnalis · Minggu 29 Oktober 2017 01:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 29 512 1804424 pilgub-jateng-2018-ppp-romy-sodorkan-pendamping-ganjar-pranowo-d0bLFupeFi.jpg Ketua Umum PPP, Romi (foto: Bram/Okezone)

YOGYAKARTA - Ketua Umun Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (Ketum DPP PPP) Romahurmuziy ingin agar suasana Pilkada Jawa Tengah 2018 nanti adem, tidak 'panas' seperti Pilkada DKI Jakarta beberapa waktu lalu maupun saat Pilpres 2014 silam. Eskalasi viral berbasis sektarial menjadikan pesta rakyat lima tahunan itu mendidih, membelah masyarakat dalam pro dan kontra yang tak berujung.

"Cukuplah Pilkada DKI Jakarta pernah kita alami kemarin yang panas. Untuk 17 provinsi yang akan berjalan 2018 nanti sebaiknya adem, termasuk provinsi besar seperti Jabar, Jateng dan Jatim," kata Romy -sapaan akrabnya-, Sabtu (28/10/2017) malam.

Hal itu disampaikan Rommy pada wartawan disela mengisi seminar bertema 'Menguatkan Idiologi Bernegara dalam Perspektif Agama, sebagai dasar menolak Radikalisme' di Aula Gedung Asrama Haji Yogyakarta. Seminar itu merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Konferensi Besar Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama (PP IPPNU).

"Untuk adem di Pilkada Jawa Tengah ini butuh kualisi yang lebih berpelangi, yaitu saya sebutnya kualisi Semangka Bangjo, Abang Ijo (Merah Hijau,red), supaya adem," katanya.

Romy mengaku di wilayah Jateng terkenal dengan basis dari PDI Perjuangan yang identik dengan warna merah. Dalam skenario Bangjo, pihaknya menawarkan kepada Ganjar Pranowo (Gubernur Jateng,red) yang kemungkinan akan ditetapkan kembali oleh PDI Perjuang sebagai kandidat, untuk mengambil wakil dari PPP yang identik berwarna hijau.

"Kita memiliki figur yang cukup berpengalaman dan sangat senior, temannya Pak Ganjar di satu komisi dulu, yakni Pak Ahmad Muqowam. Sekarang anggota DPD RI, anggota DPR berperiode-periode sejak tahun 1997 di Jawa Tengah," katanya.

Meski sudah menyodorkan nama pendamping Ganjar, namun pihaknya masih menunggu jawaban. Progresnya kedepan belum diketahui apakah diterima atau tidak oleh PDI Perjuangan. Pihaknya sudah menawarkan secara terbuka pada partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

"Namanya juga orang melamar, kita tunggu jawaban yang dilamar, enggak bisa kita nyosor-nyosor. Kalau nyosor-nyosor ya tidak pada tempatnyalah," katanya dengan logat jawa ngoko.

Karena hingga saat ini mendapat jawaban, partai berlambang kakbah ini memiliki skenario lain, yakni membangun koalisi sendiri untuk maju mencalonkan diri sebagai gubernur ataupun wakil gubernur. Tentunya, dengan membangun koalisi dengan partai lain, selain PDI Perjuangan.

"Kami sadar, PPP di Jateng butuh koalisi untuk berangkat, kita terus bangun komunikasi dengan partai lain hingga saat ini," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini