RIYADH - Koalisi gabungan pimpinan Arab Saudi menuduh milisi Houthi Yaman melakukan "peningkatan serangan berbahaya" setelah pasukan udara Saudi mencegat peluru kendali balistik yang ditembakkan menuju Riyadh.
BACA JUGA: Targetkan Riyadh, Rudal Balistik dari Yaman Ditembak Jatuh Arab Saudi
Arab Saudi juga mengumumkan pemberian penghargaan berupa uang kepada pemberi informasi terkait upaya penangkapan 40 pemimpin yang bertanggung jawab atas "perencanaan, pelaksanaaan dan pendukung berbagai kegiatan teroris kelompok Houthi ".
Hadiah tersebut mencapai USD30 juta bagi pemberi informasi keberadaan pemimpin kelompok bersenjata tersebut, Abdel Malek al-Houthi, menurut laporan kantor berita negara itu.
Peluru kendali tersebut berhasil dicegat pada Sabtu malam, 4 November di dekat Bandar Udara Internasional King Khalid, sebelah utara ibu kota dan tidak menimbulkan korban jiwa.