Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gara-Gara Koalisi Arab Saudi Tutup Perbatasan, PBB Tak Dapat Kirim Bantuan ke Yaman

  Gara-Gara Koalisi Arab Saudi Tutup Perbatasan, PBB Tak Dapat Kirim Bantuan ke Yaman
Warga Yaman berkumpul di wilayah yang digempur serangan udara di Saada, kawasan utara negara itu, 1 November 2017. (Foto AFP)
A
A
A

KOALISI yang dipimpin Arab Saudi bereaksi keras atas insiden penembakan rudal dari arah Yaman ke Riyadh. Mereka menutup perbatasan melalui semua akses, yaitu jalur darat, laut dan udara. Keputusan ini membatasi upaya PBB untuk mengirimkan dua pesawat bantuan kemanusiaan ke negara itu.

Juru Bicara PBB, Farhan Haq, memaparkan, pejabat PBB sedang berunding dengan koalisi untuk mendapatkan izin menerbangkan pesawat bantuan ke Yaman, tempat sekira 7 juta orang berada di ambang kelaparan.

BACA JUGA: Buntut Rudal ke Riyadh, Koalisi Pimpinan Arab Saudi Tutup Semua Akses ke Yaman

"Tidak ada izin terbang untuk mengerahkan pesawat kami hari ini," ujar Haq, seperti dikutip AFP, dan dilansir Antara News, Selasa (7/11/2017).

"Kami berharap ada dua penerbangan, tetapi sekarang masih menunggu izin," imbuhnya.

Koalisi tersebut menutup perbatasan Yaman menyusul serangan rudal pada akhir pekan dari pemberontak Houthi Yaman yang dicegat di dekat bandara Riyadh.

BACA JUGA: Ditembak Rudal Balistik dari Yaman, Arab Saudi Salahkan Iran dan Ancam Umumkan Perang

Koalisi militer pimpinan Saudi melakukan intervensi di Yaman pada 2015 untuk mendukung Presiden Abedrabbo Mansour Hadi setelah pemberontak Huthi memaksanya pergi ke pengasingan. Koalisi tersebut dan pemberontak sudah sering dikritik oleh PBB karena memblokade bantuan untuk warga sipil.

PBB sudah mendata Yaman sebagai negara yang didera krisis kemanusiaan nomor satu di dunia, dengan 17 juta warga yang membutuhkan makanan dan tujuh juta di antaranya berisiko kelaparan serta menderita kolera yang menyebabkan lebih dari 2.000 kematian.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement