2. William Duell
Sempat dinyatakan mati, Duell rupanya masih bernapas. Insiden itu terjadi setelah remaja 16 tahun itu divonis mati dengan cara digantung.
Jasad Duell saat itu sudah ditunggu-tunggu oleh para mahasiswa untuk diteliti. Setelah eksekusi, Duell yang terlihat tak bernyawa dibawa ke laboratorium universitas.
Namun ketika diletakkan di atas papan, seorang petugas laboratorium melihat jasad Duell masih bernapas. Duell pun bernapas semakin cepat dan dalam dua jam ia sudah bisa duduk. Malam itu juga, vonis Duell diubah jadi hukuman penjara.
3. Wenseslao Moguel
Peluru melesat ke arah Moguel sebanyak 9 kali, merobek sebagian wajah hingga kepalanya. Namun Moguel tak kunjung meninggal, ia bahkan berniat melarikan diri.
Tim regu tembak dan komandan kepolisian kebingungan. Sementara itu, Moguel berlari pulang ke kampungnya untuk menikmati sisa hidupnya yang sangat berharga.
Pada 1937, Moguel hadir di acara Ripley’s Believe It or Not. Di sana, Moguel memperlihatkan tanda bekas peluru yang menembus kepalanya dari jarak dekat.