Sementara Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan kenaikan anggaran Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) menjadi Rp28,99 miliar, itu agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tak tergantung swasta.
Anies menuturkan, bila ada peran swasta, ia menduga nanti akan terjadi konflik kepentingan. Sehingga nantinya Pemprov bakal bergantung terus dari sumber dana tersebut.
"Percepatan pembangunan justru dibiayai swasta maka potensi ada konflik kepentingan menjadi tinggi, karena itu sekarang kita buat transparan," kata Anies di Balai Kota DKI.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu sudah memperkirakan bahwa rencana kenaikkan anggarn TGUPP bakal menyedot perhatian publik. Namun, pihaknya meyakini itu merupakan suatu upaya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih.
"Memang nampak mungkin menarik perhatian, namun inilah praktik good goverment, inilah praktek tata kelola yang dijalankan dengan transparansi," imbuhnya.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.