Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Video Joged Bungbung Erotis saat Acara Amal Gegerkan Jagat Maya

Nurul Hikmah , Jurnalis-Senin, 27 November 2017 |16:36 WIB
Video Joged Bungbung Erotis saat Acara Amal Gegerkan Jagat Maya
ilustrasi (Foto: Ist)
A
A
A

DENPASAR - Dunia maya di Bali dihebohkan dengan adanya video dan foto tarian Joged Bungbung erotis. Video dan foto tarian Joged Bungbung ini telah diunggah di media sosial oleh pemilik akun facebook @Arta Wan.

Di video tersebut terlihat seorang penari kemudian ada penonton yang ikut joget. Saat menari gerakan-gerakan penonton dan sang penari seperti orang 'bercinta' sehingga banyak yang menyebut hal tersebut seperti aksi porno.

Dalam unggahan foto dan video Joged Bungbung tersebut, nampak salah seorang penari berpakaian penari Joged Bungbung secara lengkap diiringi gamelan dan dikerumuni pengibing laki-laki.

Tarian tersebut digelar dalam event acara amal yang tidak disebutkan lokasinya. Dalam tarian tersebut dibawakan oleh tiga penari dan jika dilihat dari cuaca direkam saat siang hari. Pada akunnya pertama diunggah pada 20 November pukul 13.10 Wita dan sekira pukul 18.47 Wita.

Banyak warganet yang bereaksi terkait dengan adanya foto dan video tersebut. Bahkan sejumlah netizen juga meminta aparat kepolisian untuk menelusuri video yang telah mencoreng citra seni dan budaya tersebut dan menangkap penyebar atau pengungahnya serta memproses sesuai hukum yang berlaku.

Sementara itu menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Dekornas Puskor Hindunesia, Ida Bagus Ketut Susena meminta Dinas Kebudayaan untuk menindak tegas pelaku tari erotis kegiatan tersebut.

"Kami mendesak kepada Dinas Kebudayaan Provinsi Bali dan jajarannya di seluruh Bali untuk menindak tegas dan sekaligus membina Sekaa-Sekaa Joged Bungbung yang tidak mengedepankan etika mor sebagai seni yang menjujung tinggi budaya Bali dan agama Hindu," katanya, di Denpasar, Jumat 24 November 2017 lalu.

Pihaknya telah melayangkan surat kepada Dinas Kebudayaan Provinisi Bali untuk terkait tarian Joged Bungbung porno. Ia berharap kewenangan pembinaan dan pengawasan terhadap seni yang berkembang di Bali hendaknya menjadi agenda rutin Dinas Kebudayaan.

"Kami, dari relawan Dharma Puskor Hindunesia, akan siap berkoordinasi untuk menyebarkan informasi kepada pihak-pihak yang secara sengaja mengundang joged porno ini untuk pentas di manapun," ungkapnya sembari menegaskan bahwa seni dan budaya Bali adalah kekayaan tak ternilai yang menjadi keunggulan Bali.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement