Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Presiden Baru Zimbabwe Tunjuk Pejabat Militer Senior untuk Duduki Kursi Menteri

Putri Ainur Islam , Jurnalis-Jum'at, 01 Desember 2017 |16:11 WIB
Presiden Baru Zimbabwe Tunjuk Pejabat Militer Senior untuk Duduki Kursi Menteri
Presiden Baru Zimbabwe Emmerson Mnangagwa. (Foto: Reuters)
A
A
A

HARARE - Presiden baru Zimbabwe, Emmerson Mnangagwa, menunjuk pejabat militer senior untuk menduduki posisi teratas dalam kabinet barunya dan memilih seorang menteri kabinet veteran untuk memimpin kementerian keuangan.

Dilansir dari Reuters, Jumat (1/12/2017), mantan wakil presiden tersebut menunjuk Patrick Chinamasa sebagai menteri keuangan, Perrance Shiri, dan Jenderal Sibusiso Moyo sebagai menteri luar negeri.

Dia juga membawa kembali banyak wajah dari era Robert Mugabe. Hal tersebut pastinya memupuskan harapan bagi warga Zimbabwe yang sangat menginginkan pemerintahan yang baru dan terbebas dari bayang-bayang Mugabe.

BACA JUGA: Di Hadapan 10 Ribu Orang, Emmerson Mnangagwa Bacakan Sumpah sebagai Presiden Zimbabwe

Chinamasa, mantan menteri keuangan di pemerintahan Mugabe, pindah ke sebuah kementerian keamanan siber yang dibentuk dalam perombakan pada November. Portofolio tersebut telah didaftarkan ke kementerian informasi yang dipimpin oleh seorang mantan wakil menteri di pemerintahan Mugabe, Supa Mandiwanzira.

Mnangagwa berada di bawah tekanan untuk memberikan pembaruan, terutama terhadap ekonomi, yang berada dalam cengkeraman kekurangan mata uang asing yang parah dan mengakibatkan bank-bank di Zimbabwe gagal memberikan uang kepada nasabah.

BACA JUGA: Terungkap! Robert Mugabe Tak Kuasa Membendung Air Mata saat Bersedia Lengser

Mnangagwa mengatakan kepada kepala kementerian pemerintah bahwa dia menyusun sebuah pemerintahan yang "lebih ramping". Ia akan melakukan penggabungan beberapa departemen untuk meningkatkan efisiensi.

Sekadar diketahui, Mnangagwa dilantik sebagai presiden pada Jumat 24 November setelah Robert Mugabe yang berusia 93 tahun berhenti pascakudeta yang dilakukan oleh kelompok militer. Saat hendak mengucap sumpah, Mnangagwa disambut meriah oleh sekira 10 ribu orang dalam upacara pelantikannya.

Sementara itu, mantan presiden Robert Mugabe mendapat jaminan kekebalan (imunitas) dari tuntutan hukum serta keselamatan dirinya selama berada di wilayah kedaulatan Zimbabwe. Jaminan tersebut adalah bagian dari kesepakatan pengunduran diri pria yang telah memimpin Zimbabwe selama 37 tahun tersebut.

(pai)

(Rifa Nadia Nurfuadah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement