Presiden Jokowi Resmi Ajukan KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto Jadi Calon Panglima TNI

Bayu Septianto, Jurnalis · Senin 04 Desember 2017 10:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 12 04 337 1824669 presiden-jokowi-resmi-ajukan-ksau-marsekal-hadi-tjahjanto-jadi-calon-panglima-tni-rGV275Fpbd.jpg Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. (Foto: Bayu Septianto/Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menyerahkan nama pengganti Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Adalah Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang dituliskan dalam surat yang diserahkan Menteri Sekretaris Negara Pratikno kepada Wakil Ketua DPR Fadli Zon, pagi ini Senin (4/12/2017).

"Tadi pagi saya menerima Mensesneg Prof. Pratikno. Yang menyampaikan surat dari Presiden tentang rencana pemberhentian dengan hormat Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan juga rencana untuk pengangkatan atau pergantian kepada Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI yang baru," jelas Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (4/12/2017).

"Jadi surat tadi saya terima dan juga diserahkan langsung kepada Plt Sekjen DPR Ibu Damayanti untuk kita proses," lanjutnya.

(Baca juga: Mensesneg Pratikno Temui Fadli Zon di Gedung DPR, Ngapain Ya?)

Fadli menambahkan, setelah surat ini diterima, nantinya akan digelar rapat pimpinan dan rapat Badan Musyawarah untuk memutuskan kapan surat ini akan dibacakan di rapat paripurna DPR. Nantinya, pimpinan DPR akan meneruskan surat ini ke komisi terkait, dalam hal ini adalah Komisi I untuk menggelar uji kelayakan dan kepatutan.

"Setelah itu komisi I akan fit and proper test. Jika disetujui maka bisa diambil  keputusan di rapat paripurna. Saya kira akan cukup waktu," jelas Fadli.

Menurut Fadli, dalam suratnya itu Presiden Jokowi meminta DPR segera memproses uji kelayakan dan kepatutan terhadap Hadi Tjahjanto.

"Kita harapkan mudah-mudahan bisa begitu. Nanti tentu akan kami kordinasikan dengan pimpinan komisi I dan juga fraksi-fraksi yang ada dalam Bamus untuk mengagendakannya," tukas Fadli.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini