Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

OKEZONE STORY: Nan Madol, Kota Misterius yang Sering Disebut Atlantis

OKEZONE STORY: Nan Madol, Kota Misterius yang Sering Disebut Atlantis
Foto: Abovetopsecret
A
A
A

NAN MADOL adalah sebuah kota misterius yang kerap disebut sebagai mistis Atlantis oleh para arkeolog. Dibangun di terumbu lepas pantai Pulau Pohnpei, Negara Federasi Mikronesia, misteri kota tua itu masih belum terpecahkan sampai hari ini.

Tanpa fondasi tanah, manusia berhasil membangun kota itu di atas batu dan karang. Sejarahnya panjang dan memesona. Meski berukuran kecil, lokasi itu menyimpan banyak rahasia.

Nan Madol dapat diartikan "ruang di antara". Maksudnya, tempat ini bisa jadi saluran menuju 92 pulau kecil yang mengelilinginya . Namun, artinya akan berbeda jika menilik buku berjudul "Pohnpei, An Island Argosy" karya Gane Ashby. Nama awal pulau itu berubah menjadi Soun Nan-leng yang artinya "Terumbu sungai".

Vintage News, Rabu (6/12/2017), berada di tengah laguna, tempat ini begitu indah dengan pulau-pulau kecilnya. Paduan bangunan dan air sebagai jalannya, membuat kota seluas 1,6 km dan 0,8 km pun dijuluki "Vanesia-nya Pasifik". Struktur di pulau ini dibangun menggunakan batu yang terpola sehingga terlihat besar bak raksasa.

Menurut legenda, ada dua penyihir bernama Olosohpa dan Olisihpa yang membangun sebuah Kanamwayso atau kota mistis dari kano yang mereka gunakan. Kota itulah yang menjadi tempat mereka beribadah kepada tuhan pertanian, Nahnisohn Sahpw.

Kedua ahli sihir itulah yang mengangkat batu-batu raksasa di tempatnya dengan bantuan seekor naga terbang. Ketika salah satu dari mereka meninggal, seorang penyihir lainnya membentuk dinasti yang disebut Saudeleur. Penyihir yang tersisa menikahi seorang gadis desa setempat dan mereka berdua menghasilkan penguasa masa depan dinasti tersebut.

Dinasti Saudeleur sendiri ada pada 1100-1628. Namun tempat ini dikisahkan sudah ada lebih awal, yakni pada abad pertama Masehi, hingga tujuh abad kemudian kota berkembang, dan kembali ditingkatkan pada sekira 1200 Masehi.

Kepercayaan tradisional menyebutkan tempat itu telah dibangun oleh orang yang juga membangun Leluh, yakni sebuah kota tua di dekat pulau Lelu, Federasi Mikronesia. Namun hal itu dipatahkan karena peninggalan karbon terbaru menunjukkan bahwa Nan Madol lebih tua dari Leluh.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement