“Ketua umum yang baik untuk Golkar saat ini adalah yang tidak punya agenda pribadi, tapi agenda bersama kader. Jadi ketua umum Golkar bukan karena membawa kepentingannya, tapi demi kepentingan sebagian besar kader di grass root (akar rumput-red),” ujar Pangi kepada Okezone, Kamis (7/12/2017).
Pangi menambahkan Golkar saat ini membutuhkan figur yang mampu menyatukan kader-kadernya, bukannya malah membawa perpecahan.
“Maka butuh orang yang sudah terbukti mampu membawa Golkar pada perjalanan tanpa perpecahan,” tegasnya.
Nama Airlangga menjadi calon kuat untuk menggantikan Setnov di posisi nomor satu Golkar. Sebanyak 31 DPD dari 34 DPD Golkar sudah menyatakan dukungan kepada Airlangga. Terlebih, Ketua DPD Jawa Barat Golkar, Dedi Mulyadi menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo juga sudah merestui jika Menteri Perindustrian itu, bisa maju menjadi ketum Golkar.
Pun demikian, Pangi mengingatkan Presiden Jokowi agar menterinya tidak memiliki rangkap jabatan agar bisa fokus bekerja.