JAKARTA - Tiang penyangga pembangunan jalur kereta api dwi ganda atau Double-Double Track (DDT) di Manggarai roboh pada Sabtu, (09/12/2017) malam. Tiang besi (Steger) yang menyangga pengecoran jembatan itu roboh sekira pukul 20.00 WIB.
Beruntung kejadian di malam hari tersebut tidak merenggut korban jiwa. Dimana tiang penyangga yang digunakan untuk menahan pengerjaan pengecoran jembatan DDT roboh.
Menurut kesaksian pekerja, robohnya tiang penyangga tersebut pada saat para pekerja proyek DDT tengah melepaskan besi steger, namun tidak mengenai siapa-siapa.
"Kejadiaan sebenarnya pada hari Sabtu, tanggal 09 Desember 2017 pukul 20.00 WIB telah roboh alat penyangga tiang besi (Steger) yang menahan pengecoran jembatan DDT yang berada di pinggir jalan," kata Maulana kepada Okezone saat dikonfirmasi, Minggu, (10/12/2017).
Maulana mengatakan, tidak ada pekerja yang menjadi korban dalam insiden tersebut, seperti yang di informasikan sebelumnya yakni ada korban luka-luka. "Tidak mengenai siapapun dan tidak ada korban baik luka maupun meninggal dunia," tuturnya.
"Rubuhnya steger dikarenakan saat sedang dicopot oleh para pekerja proyek secara tiba-tiba beberapa besi steger rubuh dan tidak mengenai siapapun," tuturnya.
Diketahui sebelumnya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah memprioritaskan penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN). Salah satu yang ditargetkan beres di 2018 adalah proyek double-double track (DDT) Manggarai-Cikarang.
(Mufrod)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.