LATAKIA – Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan penarikan pasukan Rusia dari Suriah saat melakukan kunjungan mendadak ke Pangkalan Udara Khmeimim di Latakia, Suriah. Ini adalah kunjungan pertama Putin ke Suriah selama dua tahun keterlibatan militer Rusia di sana.
BACA JUGA: Ini Alasan Rusia Tarik Pasukannya dari Suriah
“Saya memerintahkan menteri pertahanan dan kepala staf militer untuk mulai menarik kelompok-kelompok tentara Rusia ke markas tetap mereka. Saya telah mengambil keputusan, sebagian besar kontingen militer Rusia harus kembali ke Rusia,” kata Putin sebagaimana dilansir RT, Selasa (12/12/2017).
Pangkalan udara Khmeimim adalah basis operasi militer Rusia dalam menghancurkan kelompok teror ISIS di Suriah. Kedatangan Putin di Khmeimim disambut langsung oleh Presiden Suriah Bashar Al Assad dan Menteri Pertahanan Rusia, Sergey Shoigu.
Belum ada informasi lebih detail mengenai rencana penarikan sebagian pasukan Rusia itu. Ketika ditanya berapa lama waktu yang dibutuhkan Rusia untuk menarik pasukannya, Menteri Pertahanan , Soigu mengatakan semua tergantung pada situasi di Suriah.
Pada 6 Desember, Staf Umum Militer Rusia mengumumkan bahwa Suriah telah sepenuhnya dibebaskan dari kendali ISIS dan mengatakan semua unit kelompok teror itu di Suriah sudah dihancurkan. Pengumuman itu ditanggapi Putin dengan mengatakan tugas militer Rusia di Suriah telah diselesaikan dengan kemenangan mutlak dan “menambahkan mengenai kemungkinan adanya perlawanan yang masih tersisa.”
BACA JUGA: Putin Tarik Pasukan Rusia dari Suriah
Sebelumnya, Putin pernah memerintahkan penarikan pasukan Rusia dari Suriah pada 2016, tetapi saat itu operasi militer Moskow terus berlanjut.
Penarikan pasukan Rusia dari Suriah ini diumumkan hanya beberapa hari setelah Putin menyatakan akan kembali maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) Rusia 2018. Sebagian orang menduga keputusan tersebut merupakan cara Putin untuk mendulang dukungan agar kembali terpilih tahun depan.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.