Sementara, Sosiolog Fisipol UGM Arie Sudjito menilai aksi bentrok penolakan pembangunan bandara NYIA hingga kekerasan yang terjadi dinilai bukan zamannya lagi dan malah akan menciptakan konflik baru.
"Respons mahasiswa terhadap isu di sekelilingnya sudah sejak dulu, sesuai idealisme mereka, tapi sekarang caranya bukan dengan kekerasan tapi dialog," ujar Arie terpisah.
Ia menambahkan pada pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) saat ini sudah menciptakan ruang dialog secara persuasif. Ia pun meyakini Presiden Jokowi, Menteri Perhubungan Budi Karya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X maupun AP I sudah berkomitmen untuk menyejahterakan warganya dengan pembangunan NYIA.
"Mahasiswa itu harusnya mengajak masyarakat untuk duduk bareng, bukan malah diajak bentrok," tukasnya.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.