Share

Ini Kronologi Kasus Istri Dimutilasi Suami di Karawang

Mulyana, Okezone · Rabu 13 Desember 2017 20:27 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 13 525 1829949 ini-kronologi-kasus-istri-dimutilasi-suami-di-karawang-oFLNA3Hu7B.jpg Ilustrasi Pembunuhan (foto: Okezone)

KARAWANG - Misteri mayat perempuan bertato tanpa kepala dan kaki, yang sempat menggegerkan warga Perum Grand Orland, Jalan Syech Quro, Dusun/Desa Ciranggon, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang Jawa Barat‎ akhirnya terungkap. Polisi, berhasil mengidentifikasi jasad korban mutilasi itu.

Informasi yang diperoleh Okezone, korban diketahui berinisial SA (21), warga Dusun Sukamulya, Kecamatan Telukjambe Timur. Terungkapnya identitas korban, setelah polisi berhasil ‎mengamankan seorang pria yang diduga kuat merupakan pelaku yang tega berbuat keji itu.

(Baca Juga: Sadis! Istri Dimutilasi Suami karena Ancam Minta Cerai jika Tak Dibelikan Mobil)

Kapolres Karawang, AKBP Hendy F Kurniawan menjelaskan, pelaku tak lain merupakan suaminya sendiri berinisial MK (23). Saat ini, petugas telah mengamankan pria tersebut di Mapolres Karawang. ‎

"Kita sudah amankan pelaku," ungkap Hendy kepada awak media, Rabu ( 13/12/2017).

Terungkapnya identitas korban mutilasi, termasuk pelakunya ini, setelah jajarannya melakukan serangkaian penyelidikan pasca ditemukannya potongan jasad perempuan itu pada Kamis (7/12). Saat olah TKP pada Selasa (12/12) kemarin, petugas sekaligus menemui dan memintai keterangan MK. Saat itu, pelaku mengaku kehilangan istri yang ciri-cirinya persis seperti yang diinformasikan petugas.

Namun, dari keterangan pelaku, petugas kepolisian menemukan kejanggalan. Setelah dilakukan pemeriksaan, akhirnya pelaku tak bisa beralibi lagi dan mengakui jika dirinya yang melakukan perbuatan keji terhadap istrinya itu.

Rabu‎, 13 Desember 2017 petugas kembali melakukan pra rekontruksi dan olah TKP di tempat pelaku menghabisi nyawa korban. Saat itu, pelaku pun menunjukan lokasi dibuangnya kepala dan kaki korban. Anggota tubuh yang terpisah itu, dibuang di tiga lokasi yang berbeda tidak jauh dari Curug Cigentis, hutan Gunung Sangga Buana, Loji, Kecamatan Pangkalan.

"Di lokasi tersebut, kami menemukan potongan tubuh korban yang dimutilasi itu," jelas dia.‎

(Baca Juga: Astaga! Melahirkan di Kamar Mandi, Bayi Hasil Hubungan Gelap Dimutilasi 8 Potong)

Hendy menjelaskan, dari keterangan pelaku peristiwa keji ini dilakukannya pada Senin (4/12). Saat itu, korban dan pelaku terlibat cekcok mulut. Pertikaian itu, dipicu kekesalan pelaku karena sang istri kerap meminta dibelikan barang-barang mewah.

Terakhir, korban meminta dibelikan mobil ‎sambil mengancam jika permintaannya tidak dipenuhi, korban akan ‎menggugat cerai. ‎Mendengar permintaan tersebut, pelaku kesal yang akhirnya membunuh k‎orban.

Pelaku pun sempat memukul korban dengan menggunakan sisi samping telapang tangan sebanyak dua kali. Korban kemudian tersungkur ke lantai.

Korban pun tak lagi bernafas, setelah terjadi benturan kepala ke lantai. Melihat istrinya sudah tewas, pelaku kemudian menyembunyikan jasad istrinya itu di ruang tengah kontrakan yang selama ini mereka diami.

Esoknya, terang dia, ‎pelaku membeli golok, plastik hitam besar dan tas belanja. Kemudian, pelaku memutilasi korban mulai dari bagian kepala terlebih dahulu hingga kedua kaki korban. Di hari yang sama, pelaku membuang kepala dan kedua kaki korban di Curug Cigentis.

Rabu, 6 Desember 2017, ‎p‎elaku kemudian membuang tubuh korban yang sudah tanpa kepala dan kaki itu di TKP penemuan jasad korban. Tak hanya membuang, pelaku pun membakar jasad istrinya itu.

"‎Mungkin karena masih ada rasa takut ketahuan, pelaku membakar bagian t‎ubuh korban. ‎Motifnya karena kesal, karena korban yang selalu menuntut materi, sedangkan pelaku tidak mampu secara ekonomi. Tapi untuk lebih memastikan, kami akan terus melakukan pemeriksaan kepada pelaku," kata dia menambahkan.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini