JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mempersilakan warga Nahdliyin untuk mengikuti aksi Bela Palestina namun dengan satu syarat
Aksi ini merupakan penolakan pengakuan sepihak pemerintah Amerika Serikat yang menyatakan bahwa Yerusalem merupakan Ibu Kota Israel.
"Ya silakan, boleh dong, boleh masa enggak boleh, tapi tidak memakai simbol NU," kata Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj usai menyatakan sikap dengan para tokoh lintas agama di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (15/12/2017).
Baca Juga: 20 Ribu Personel Kawal Aksi MUI soal Yerusalem
Baca Juga: Kritik AS soal Yerusalem Ibu Kota Israel, Jokowi Diminta Pakai Cara Milenial Ini