Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tangis Warga Rumania Antar Jenazah Raja Michael ke Peristirahatan Terakhir

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Sabtu, 16 Desember 2017 |23:04 WIB
Tangis Warga Rumania Antar Jenazah Raja Michael ke Peristirahatan Terakhir
Jenazah Raja Michael dari Rumania dibawa dengan kereta kencana menuju Gereja (Foto: Octav Ganea/Reuters)
A
A
A

BUCHAREST – Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama. Warga Rumania pun tidak akan pernah melupakan jasa mendiang Raja Michael yang meninggal dunia di Swiss pada 5 Desember karena penyakit parah. Ia meninggal dunia di usia 96 tahun.

Michael adalah sedikit dari kepala negara di Eropa yang menjadi saksi Perang Dunia II yang masih hidup. Pria kelahiran 1921 itu memimpin Rumania sebanyak dua kali dan sebanyak itu pula berganti aliansi dari Nazi Jerman ke Sekutu selama Perang Dunia II. Ia juga pernah terpaksa mengasingkan diri ketika kaum komunis menguasai Rumania pada 1946.

Melansir dari Reuters, Sabtu (16/12/2017), ribuan warga Rumania berdiri di pinggir jalan untuk memberi penghormatan bagi mendiang Raja Michael. Gereja-gereja di Ibu Kota Bucharest membunyikan lonceng dan para pelayat yang larut dalam tangis serta air mata, mengelu-elukan nama Raja Michael.

Prosesi pemakaman tersebut turut dihadiri sejumlah petinggi kerajaan dari negara-negara Eropa. Mantan Raja Spanyol, Juan Carlos; Pangeran Inggris, Charles; dan Raja Gustaf serta Ratu Silvia dari Swedia, turut mengiringi jenazah ke tempat peristirahatan terakhir.

Melansir dari Time, jenazah Raja Michael akan dibawa dengan menggunakan kereta api kerajaan ke Kota Curtea de Arges untuk dimakamkan di samping istrinya, Ratu Anne de Bourbon-Parme, yang telah lebih dulu meninggal pada 2016.

Meski restorasi kerajaan bukan lagi sebuah isu di negara Uni Eropa, Raja Michael sangat dihormati oleh warga Rumania. Sebab, ia menjadi oposisi yang cukup tajam bagi para politikus di negaranya yang diselimuti oleh korupsi yang mengakibatkan kemiskinan.

Raja Michael adalah salah satu keturunan dari Dinasti Hohenzollern di Jerman dan sepupu dari Ratu Inggris Elizabeth. Pada masa mudanya, Michael ikut serta dalam kudeta yang mencopot pemimpin fasis Rumania, Marsekal Ion Antonescu, dari jabatannya pada 1944.

Rumania kemudian membatalkan aliansi dengan Nazi Jerman dan beralih ke Sekutu. Ahli-ahli sejarah yakin bahwa keputusan Raja Michael itu berhasil memperpendek masa Perang Dunia II sekaligus menyelamatkan ribuan nyawa warga tidak berdosa.

Setelah mengasingkan diri, Raja Michael sempat kembali ke Rumania pada 1992 dan kembali meraih status kewarganegaraa pada 1997. Ia kemudian mengundurkan diri dari hadapan publik pada 2016 karena menderita sakit parah. Takhta Kerajaan Rumania saat ini dijada oleh putri tertua Raja Michael, Putri Margareta.

(Wikanto Arungbudoyo)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement