TEPI BARAT - Unjuk rasa menolak kedatangan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) digelar oleh puluhan warga Palestina di Bethlehem, Tepi Barat. Dalam aksi tersebut, para demonstran diketahui membawa spanduk dan plakat dengan gambar Wapres Pence.
Dalam spanduk tersebut dituliskan kalimat yang intinya menolak kedatangan Pence yang dinggap sebagai utusan perang. "Kami hanya menyambut para utusan perdamaian bukan utusan perang," bunyi tulisan dalam spanduk-spanduk tersebut sebagaimana dikutip dari Reuters, Senin (18/12/2017).
BACA JUGA: Terkait Rencana Kunjungan Wapres AS ke Yerusalem, Kelompok Pembebasan Palestina Serukan Demonstrasi
Para demonstran kemudian membakar spanduk yang mereka bawa sebagai wujud penolakan mereka atas rencana kehadiran orang nomor 2 di Negeri Paman Sam itu. Aksi tersebut diketahui digelar di dekat gereja tempat kelahiran Yesus.

Umat Islam di Bangladesh turun ke jalan memprotes pengakuan sepihak AS atas Yerusalem. (Foto: Reuters)
Wapres Pence pada awalnya dijdwalkan akan berkunjung ke Yerusalem pada akhir pekan ini. Namun, rencana ini telah mendapatkan penolakan keras dari warga Palestina dan dari Presiden Mahmoud Abbas. Presiden Abbas menyatakan tidak bersedia bertemu Pence dan tak ingin AS kembali ikut campur dalam upaya perdamaian Israel-Palestina.