"Mereka yang ikut latihan merupakan prajurit pilihan. Karena ada lulusan Akmil yang adhi makayasa (peringkat satu) ikut di sini, ada yang terbaik-terbaik dari bintara dan yang terbaik-terbaik dari tamtama ada di sini," terangnya.
Para pasukan Taipur sambung Edy, dituntut memiliki stamina yang tinggi di atas rata-rata. Selain itu dilengkapi dengan kemampuan menembak yang sangat baik serta mental yang mumpuni.
Atraksi terjun payung (Rizky/Okezone)
"Dia (Taipur) staminanya minimal dia 85, kalo prajurit infanteri itu 70 prajurit Kostrad 75, maka dia di tuntut standarisasi stamina dia 85. Menembak dia 90 jadi kalau dia menembak idung kena hidung, nembak mata kena mata, lantas mentalnya benar-benar ini didikan masuk Kopasus, Denjaka, Kopaska intinya semua pasukan bravo dirasakan semua pasukan elitnya Angkatan Darat," ungkap Edy.