Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Hari Ibu, Angka Kematian saat Melahirkan di Tangerang Menurun

Chyntia Sami Bhayangkara , Jurnalis-Jum'at, 22 Desember 2017 |11:16 WIB
Hari Ibu, Angka Kematian saat Melahirkan di Tangerang Menurun
Ilustrasi Melahirkan (foto: Okezone)
A
A
A

TANGERANG - Memperingati Hari Ibu yang jatuh pada Jumat 22 Desember 2017, Dinas Kesehatan Kota dan Kabupaten Tangerang mencatat ada sebanyak 48 ibu yang meninggal saat proses melahirkan sepanjang 2017.

Angka tersebut mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, angka ibu meninggal saat melahirkan di 2017 mencapai 39 kasus dibandingkan tahun 2016 yakni, mencapai 57 kasus kematian.

(Baca Juga: Hari Ibu, Anies Kenang Perjuangan Perempuan demi Kesetaraan)

Kepala Seksi Kesehatan Keluarga pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Sri Indriani mengatakan, penurunan jumlah angka kematian ibu tersebut dapat terjadi berkat adanya program Gerakan Penyelamatan Ibu dan Bayi Melahirkan serta Belum Lahir.

Subhanallah, Sari Nuryani Melahirkan Bayi Kembar 4 di Bulan Ramadan Ilustrasi Melahirkan (foto: Antara)

"Didalamnya ada unsur si Jari Emas (sistem informasi jejaring rujukan expanding maternal and new born survival) yang terbukti efektif. Jadi, kita cepat tanggap, ibu yang akan melahirkan langsung dibawa ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya," ujar Sri.

Menurut Sri, faktor penyebab resiko kematian ibu saat melahirkan dapat disebabkan adanya faktor langsung, yakni pendarahan. Selain itu, faktor tidak langsung juga dapat menyebabkan kematian, seperti terkena DBD atau sakit jantung.

"Kalau di Kabupaten Tangerang paling banyak penebabnya karena pendarahan," tambahnya.

Senada dengan Kabupaten Tangerang, angka kematian ibu saat melahirkan di Kota Tangerang juga mengalami penurunan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi mengatakan, di tahun 2016 tercatat ada 15 kasus kematian. Memasuki 2017, angka tersebut menurun hingga ada 9 kasus kematian ibu saat melahirkan.

(Baca juga: Presiden Jokowi Hadiri Puncak Peringatan Hari Ibu di Raja Ampat)

"Ya, ada banyak program yang mendukung penekanan angka kematian ibu mulai saat bayi masih di kandungan, proses persalinan sampai anak dewasa kita pantau. Setiap program saling terintegrasi satu sama lain sehingga mampu menekan angka kematian ibu," kata Liza.

Liza mengaku, angka kematian ibu tersebut turut menjadi momentum di Hari Ibu sebagai bentuk pencapaian penurunan angka kematian yang dapat ditekan pemerintah Kota Tangerang.

"Di sini juga saya meminta agar, moment hari Ibu harus dijadikan bentuk penghargaan kepada Ibu dalam melahirkan generasi baru bukan hanya tentang kasih sayang saja. Karena didalam tubuh Ibu yang sehat, ada anak-anak generasi baru yang sehat juga," tutupnya.

(Fiddy Anggriawan )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement