TORONTO – Pemerintah Kanada menyatakan akan mengusir diplomat Venezuela dari negaranya dan melarang Duta Besar negara Amerika Latin itu untuk kembali ke Kanada. Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Kanada, Chrystia Freeland sebagai bentuk pembalasan setelah Venezuela mengusir diplomat dari Brasil dan Kanada yang mengkritik catatan hak asasi manusia (HAM) pemerintahan Presiden Nicolas Maduro.
Dalam setahun belakangan, negara-negara Barat semakin sering melontarkan kritik kepada Caracas dan menuduh Presiden Maduro menginjak-injak demokrasi dan HAM. Venezuela sendiri menuding pemerintah asing tengah berupaya mendukung kudeta oleh kelompok ekstrem kanan terhadap Caracas.
Venezuela telah menarik Dubesnya di Kanada sebagai bentuk protes atas sanksi yang dijatuhkan Ottawa terhadap Pemerintahan Maduro pada September lalu. Dalam pernyataan yang dilansir Reuters, Selasa (26/12/2017) Menlu Freeland mengatakan, Dubes Venezuela tidak lagi diterima di Kanada dan menetapkan kuasa usaha negara Bolivarian itu sebagai persona non grata.
"Rakyat Kanada tidak mendukung saat Pemerintah Venezuela merampas hak demokratis dan hak asasi manusia rakyatnya, dan menghalangi mereka mendapatkan akses bantuan kemanusiaan dasar," kata Freeland.
Menlu berusia 49 tahun itu mengatakan, pengusiran diplomat Kanada oleh Pemerintah Venezuela adalah tindakan khas dari rezim Caracas. Dia menambahkan, Pemerintahan Maduro selalu menggagalkan semua upaya untuk memulihkan demokrasi dan bantuan untuk rakyat Venezuela.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.