Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penumpang di Bandara Changi Wajib 'Awasi' Jam Jika Tak Ingin Ketinggalan Pesawat

Rufki Ade Vinanda , Jurnalis-Rabu, 27 Desember 2017 |15:58 WIB
Penumpang di Bandara Changi Wajib 'Awasi' Jam Jika Tak Ingin Ketinggalan Pesawat
Bandara Changi, Singapura. (Foto: Strait Times)
A
A
A

SINGAPURA - Bandara Changi, Singapura kini punya aturan baru yang membuat para penumpangnya harus lebih waspada jika tak ingin ketinggalan pesawat. Mereka harus senantiasa berjaga-jaga dengan jadwal keberangkatan pesawat mereka sendiri karena pihak bandara tak akan mengingatkan para penumpang.

Pasalnya, Otoritas Bandara Changi memutuskan untuk menghentikan pengumuman panggilan terakhir bagi penumpang untuk masuk pesawat (boarding) melalui pengeras suara mulai 1 Januari 2018. Tak hanya itu, pihak bandara juga akan berhenti memanggil para penumpang tertentu yang belum masuk pesawat.

Sebagaimana dilansir dari Strait Times, Rabu (27/12/2017), pihak bandara hanya akan menyampaikan pengumuman penting saja. Pengumuman tersebut yaitu sesuatu hal yang berhubungan dengan keadaan darurat, penemuan paspor, anak hilang, perubahan pintu masuk dan penundaan atau perubahan jam terbang.

BACA JUGA: Truk Penarik Terbakar, Bagian Bawah Pesawat Singapore Airlines Menghitam

Changi Airport Group (CAG) mengatakan bahwa aturan baru ini akan mendorong para penumpang untuk senantiasa menaruh perhatian pada tiap pengumuman yang dibuat. Hal ini juga bertujuan untuk membuat Bandara Changi menjadi bandara yang lebih menyenangkan dan sepi karena polusi suara yang berkurang.

"Dengan bertambahnya jumlah penerbangan dan penumpang, mempertahankan pengumuman seperti ini akan membuat bandara semakin bising dan lebih banyak interupsi dari waktu ke waktu. Salah satu kekhawatiran kami adalah para penumpang tak akan memperhatikan pengumuman jika frekuensinya cukup banyak," ujar Juru Bicara CAG, Ivan Tan.

Saat ini, setiap terminal menyampaikan satu pengumuman setiap 5 menitnya. Pada 2014, ketika pihak bandara meminta maskapai untuk melakukan panggilan terakhir naik pesawat, hal ini tidak memiliki dampak signifikan. Pihak maskapai penerbangan sendiri menyambut baik kebijakan baru ini.

BACA JUGA: Khawatir akan Rudal Korut, Singapura Ubah Beberapa Penerbangan

"Kebijakan ini akan membantu memberikan kontribusi kinerja yang tepat waktu bagi maskapai penerbangan dan Bandara Changi sendiri," terang Juru Biacara Maskapai Jetstar Group, Robin Goh.

Sebelum Changi, beberapa bandara di dunia seperti Bandara Hong Kong, Bandara Internasional Hamad di Doha, Qatar kemudian Bandara Brussel, Belgia telah menerapkan sistem ini.

(Rufki Ade Vinanda)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement