Wanita Ini Bebas Setelah Dipenjara 22 Tahun karena Pembunuhan yang Tak Ia Lakukan

Hotlas Mora Sinaga, · Sabtu 30 Desember 2017 01:21 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 30 18 1837750 wanita-ini-bebas-setelah-dipenjara-22-tahun-karena-pembunuhan-yang-tak-ia-lakukan-hGuunEoV6O.jpg Tyra Patterson dipenjara meski tidak melakukan kejahatan. (Foto: Fox 45)

OHIO - Meski tidak melakukan kejahatan, Tyra Patterson tetap dipenjara selama 22 tahun. Saat itu ia masih remaja dan dituduh terlibat dalam pembunuhan yang dilakukan temannya.

Sekarang, perempuan berusia 42 tahun itu telah kembali berkumpul bersama keluarga untuk merayakan Hari Natal. Ia dibebaskan setelah para selebriti juga mendukungnya.

Dia selalu mempertahankan kesalahannya setelah dihukum dalam kasus pembunuhan dan perampokan Michelle Lai, yang berusia 15 tahun di Cleveland, Ohio, Amerika Serikat. Patterson mengklaim, polisi memaksanya untuk mengaku melakukan perampokan yang tidak pernah ia lakukan.

BACA JUGA: Mendekam 45 Tahun di Penjara, Pria Ini Ternyata Tak Bersalah

Dilansir Metro, Sabtu (30/12/2017), Patterson sama sekali tidak menembak dan menewaskan Lai. Tapi pengacara polisi mampu membuatnya harus menjalani hukuman yang setara dengan pembunuh.

Setelah dua dekade di balik jeruji besi, Patterson akhirnya diizinkan menghirup udara segar Senin lalu. Ia sampai memeluk anggota keluarganya dan berteriak, "Mari kita makan dan buka hadiah!"

Awalnya dia menolak pembebasan bersyarat pada 2011, namun gelombang dukungan terus menguat pada bulan Oktober lalu. Dukungan termasuk dari pembuat film dokumenter, Ken Burns; aktris Amerika, Alfre Woodard; dan pencipta Mad Men, Matthew Weiner. Karena dukungan itu juga, ia akhirnya bebas tanpa syarat.

BACA JUGA: Astaga! Florida Dihantui Pembunuhan Berantai, Polisi Kawal Para Siswa yang Hendak Bersekolah

Patterson sendiri mendapat pembelaan dari saudara perempuan korban pembunuhan itu, Holly Lai, sebelum vonis penjara pada 1994. Mereka yang membela, terus menyuarakan ketidakterlibatan Patterson dalam penembakan tersebut.

Kasus itu berawal saat ia pergi dengan adik perempuannya yang berusia 15 tahun, Michelle Lai, dan sekelompok gadis remaja yang telah merampok garasi pada malam 20 September 1994. Saat itu, mereka sedang duduk di sebuah mobil dekat gang. Tiba-tiba mereka bertemu kelompok remaja lain.

Kedua kelompok itu terlibat dalam perdebatan sengit yang berakhir dengan Lai ditembak di kepala. Selain Patterson, wanita lain bernama LaShawna Keeney, juga dituduh melakukan penembakan fatal tersebut.

(pai)

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini