nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sutradara Kaliber Oscar Garap Film Kampanye Indonesia untuk PBB

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 04 Januari 2018 10:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 04 18 1839823 sutradara-kaliber-oscar-garap-film-kampanye-indonesia-untuk-pbb-kVcb3jbqtc.jpeg Livi Zheng menyutradarai film kampanye Indonesia untuk menjadi anggota tidak tetap DK PBB. (Foto: Ist.)

JAKARTA – Sutradara terkemuka Livi Zheng baru-baru ini menyutradarai film kampanye Indonesia untuk menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) PBB. Film yang berjudul “Indonesia: A True Partner for World Peace” yang digarap Livi akan digunakan dalam kampanye pemerintah RI di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat (AS) dan di perwakilan Indonesia di seluruh dunia.

BACA JUGA: Menilik Langkah Indonesia Melaju ke Kursi Dewan Keamanan PBB

Pengambilan gambar film tersebut dilakukan di beberapa lokasi shooting, mulai dari New York, Jakarta dan Sentul.

Di New York, sutradara kelahiran Blitar itu melakukan pengambilan gambar bersama dengan Perwakilan Tetap RI (PTRI) di PBB, Duta Besar Dian Triansyah Djani dan tim PTRI di Markas Besar PBB dan kantor PTRI.

"Di Jakarta kami syuting di Kementerian Luar Negeri untuk mengambil gambar Menteri Luar Negeri, Ibu Retno Marsudi, dan gedung bersejarah Gedung Pancasila. Sedangkan di Sentul kami syuting di Pusat Pemeliharaan Misi Perdamaian di Sentul bersama pasukan penjaga perdamaian TNI atau Kontingen Garuda TNI," jelas Livi melalui keterangan pers yang diterima media, Kamis (4/1/2018)

Proses shooting di Sentul sendiri melibatkan 850 personel dari Batalyon Mekanis TNI untuk misi perdamaian di Lebanon (United Nations Interim Force in Lebanon/ UNIFIL), 309 personel Satuan Tugas Koordinasi Militer Sipil, dan Satuan Tugas Perlindungan lainnya.  Personil pendukung UNIFIL lainnya seperti Satuan Tugas Masyarakat Militer atau "Military Community Outreach Unit", Satuan Tugas Polisi Militer dan Satuan Tugas Kesehatan (Indo Medic), serta Satuan Pendukung Markas Besar Pasukan atau "Force Headquarters Support Unit" juga diikut sertakan.

 “Sebagai Warga Negara Indonesia , ini adalah sebuah kebanggaan. Harapan saya indonesia akan menjadi anggota DK PBB,” kata Livi pada Desember lalu.

Sutradara film “Brush with Danger” yang masuk nominasi Piala Oscar 2015 itu mengatakan ingin membuat sebuah film kampanye Indonesia sinematik yang menggambarkan pengalaman dan kekuatan Indonesia. Livi berharap film kampanye garapannya dapat menyampaikan pesan bahwa Indonesia siap menjadi anggota tidak tetap DK PBB.

Sampai saat ini Indonesia tercatat telah tiga kali menjadi anggota tidak tetap DK PBB, yaitu pada periode 1973-1974, 1995-1996 dan 2007 -2008. Indonesia juga sangat aktif dalam melakukan misi pemeliharaan perdamaian dan mengirimkan pasukan penjaga perdamaian dari waktu ke waktu. Indonesia bahkan masuk dalam sepuluh negara penyumbang terbesar pasukan pemeliharaan perdamaian PBB.

BACA JUGA: Jadi Anggota Tak Tetap DK PBB adalah Tugas Konstitusi Indonesia untuk Jaga Perdamaian Dunia

“Dengan lebih dari 17 ribu pulau yang didiami oleh lebih dari 1.300 kelompok etnis, Indonesia merupakan model sejati bagi toleransi dan pluralisme, nilai yang senantiasa diproyeksikan oleh Indonesia dalam berhubungan dengan negara lain,” kata Menlu RI Retno Marsudi. Indonesia juga aktif memajukan demokrasi, antara lain lewat penyelenggaraan Bali Democracy Forum (BDF).

Menlu RI Retno Marsudi berharap, postur Indonesia tersebut dapat membuat negara-negara yang mendukung Indonesia semakin bertambah dan menjadikan Indonesia layak untuk duduk sebagai Anggota Tidak Tetap DK PBB.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini