Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ternyata Begini Latihan Sadis Para Pasukan Elite Dunia!

Aisyah Minerva Puspasari , Jurnalis-Jum'at, 05 Januari 2018 |05:03 WIB
Ternyata Begini Latihan Sadis Para Pasukan Elite Dunia!
Pasukan khusus Korea Selatan harus berlatih di daerah bersalju dengan bertelanjang dada (Foto: Jeon Heon-kyun/EPA)
A
A
A

6. Storm Corp Soldiers (Korea Utara)

Korea Utara seakan identik dengan citra negara yang paling disiplin di dunia. Pemerintah Korea Utara tidak pernah secara terbuka menyatakan siapa saja anggota Korps Storm atau bagaimana mereka bekerja. Meski demikian, cerita pelatihan disiplin mereka akan membuat dingin tulang punggung kita.

(Pasukan khusus Korea Utara. Foto: Reuters)

Latihan anggota Korps Storm antara lain pertarungan 3-15 lawan sekaligus, meninju pohon 5.000 kali, meninju kaleng-kaleng sampai tangan mereka robek, dan kemudian meninju garam. Tangan para anggota korps ini sekeras batu apabila kita berjabat tangan dengan mereka.

7. MI6 (Inggris)

MI6 juga dikenal sebagai Britain’s Secret Intelligence Service (SIS). Mereka bekerja sama dengan MI5. Barisan tentara ini sangat rahasia, sangat sulit, dan merupakan pekerjaan yang sangat disiplin.

MI6 memiliki cara paling brutal di antara yang lainnya untuk mengajarkan disiplin. Tentara mereka akan diminta untuk masuk ke kamar gas sambil mengenakan masker. Kemudian mereka harus melepas masker tersebut dan berlomba siapa saja yang bertahan paling lama sebelum jatuh pingsan.

8. Shayetet 13 (Israel)

Shayetet 13 kerap kali disebut-sebut memiliki kesamaan dengan Delta Force dan US Navy SEALS. Shayetet 13 Israel adalah salah satu kekuatan militer paling efisien di dunia. Pasukan tentara ini juga dikenal tertutup di antara pasukan pertahanan Israel.

Pelatihan mereka dilakukan selama 20 bulan. Selain senjata api dan latihan senjata berat, anggota Shayetet 13 diajarkan seni bela diri nasional Israel, yaitu Krav Maga. Shayetet 13 memiliki motto tidak resmi, “Ketika keadaan menjadi sulit, orang-orang Yahudi merasa kesal".

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement