Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Demokrat: Akan Ada Kejutan di Deklarasi Duo DM Besok

Oris Riswan , Jurnalis-Senin, 08 Januari 2018 |20:30 WIB
Demokrat: Akan Ada Kejutan di Deklarasi Duo DM Besok
Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (Foto: Okezone)
A
A
A

BANDUNG - Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi akan menggelar deklarasi sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar) 2018 di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Kota Bandung, Selasa 9 Januari 2018.

Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat Irfan Suryanagara mengatakan, akan ada kejutan dalam deklarasi tersebut. Salah satunya, akan ada partai pengusung tambahan. Tapi, ia belum bisa mengungkap partai yang dimaksud. Yang jelas, partai tersebut adalah partai non parlemen.

"Ada dong (tambahan partai yang akan mendukung)," kata Irfan saat dihubungi wartawan, Senin (8/1/2018).

(Baca Juga: PKB Serahkan Surat Rekomendasi kepada Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum)

Ia sendiri tetap tidak bersedia memberi bocoran soal partai non-parlemen tersebut. Ia hanya mengatakan, itu bisa diketahui saat deklarasi dan pendaftaran nanti.

Sementara terkait berkas persyaratan pasangan calon, ia yakin semuanya sudah lengkap. Apalagi, Golkar dan Demokrat sudah terbiasa dengan pilkada. Sehingga, kedua partai bisa memberi berbagai informasi seputar berkas yang harus disiapkan untuk pendaftaran.

"Mudah-mudahan ini (langsung diterima pendaftarannya). Kalau pun ada kekurangan, kan nanti ada masa perbaikan 10 hari," ujar Irfan.

Duo DM sendiri jadi salah satu pasangan mengejutkan di Pilgub Jabar. Deddy Mizwar sendiri mengalami dua kali ditinggalkan partai. Saat dipasangkan dengan Ahmad Syaikhu (PKS), Gerindra mencabut dukungan.

(Baca Juga: Ini Cara Paslon Bisa Raih Suara di Pilkada Jabar)

Tak cukup sampai disitu, PKS juga kemudian mencabut dukungan dan memilih memasangkan Syaikhu dengan Mayjen TNI (Purn) Sudrajat dari Gerindra.

Sementara Dedi Mulyadi sempat 'ditinggalkan' Golkar karena mengusung Ridwan Kamil dan menempatkan Daniel Muttaqien sebagai cawagub. Daniel sendiri merupakan kader Golkar.

Tapi, Golkar kemudian mencabut dukungannya di era kepemimpinan Airlangga Hartarto dan kembali memutuskan mengusung Dedi Mulyadi.

Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi pun secara mengejutkan berjodoh. Kedua partai sepakat 'menikahkan' Duo DM. Restu dari DPP masing-masing pun sudah dikantongi.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement