Setelah pertengkaran itu mereda, keesokan harinya Lina mengalami pendarahan. Mengetahui hal itu, kedua orangtua Lina, Lupi dan Yana, langsung membawanya ke puskesmas terdekat untuk diberikan perawatan medis. Namun, puskesmas terdekat tidak bisa berbuat banyak sehingga Lina harus dirujuk ke rumah sakit.
"Pada Jumat 5 Januari pukul 23.30 WIB saat korban buang air kecil lalu keluar darah dari kemaluan korban. Kemudian korban langsung ke puskesmas bersama ayah dan ibu beserta Kasdi. Setiba di puskesmas langsung dirujuk ke RS Budi Kemuliaan," bebernya.
Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menemukan luka memar di bagian pinggang dan perut korban sehingga pihak rumah sakit mengambil tindakan operasi caesar.
"Dilihat oleh dokter terdapat luka memar di bagian pinggang sebelah kiri, perut bagian depan di bawah pusar, paha sebelah kiri. Kemudian langsung dilakukan operasi caesar oleh dokter Budi Kemuliaan," ujarnya.
Keesokan harinya setelah operasi caesar selesai, dokter menyatakan bayi yang dilahirkan korban sudah meninggal dunia.