Image

KPK Jemput Paksa Fredrich Yunadi

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Sabtu 13 Januari 2018, 00:39 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 13 337 1844377 kpk-jemput-paksa-fredrich-yunadi-bA5SNM9XoP.jpg Fredrich Yunadi saat tiba di KPK Sabtu dini hari (Foto: Arie/Okezone)

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ‎(KPK) melakukan jemput paksa terhadap Fredrich Yunadi pada malam ini. Tim telah melakukan penjemputan terhadap Fredrich sekira pada pukul 21.00 WIB.

Saat ini, tim sudah berhasil mengamankan Pengacara Setya Novanto (Setnov) tersebut. Tim penyidik bersama Fredrich sudah berada di perjalanan menuju Gedung KPK.

"Tim sudah turun di lapangan, dan sudah berhasil mendapatkan FY, sedang dalam perjalanan," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (13/1/2018) dini hari.

 (Baca: Fredrich Yunadi Terancam Dipecat sebagai Anggota Peradi)

Pantauan di lapangan, petugas penjaga KPK sudah berkumpul di depan pelataran Gedung Merah Putih KPK. Hingga saat ini, awak media masih menunggu kedatangan Fredrich Yunadi.

Sebelumnya, Fredrich sendiri mangkir alias tidak hadir pada panggilan pemeriksaan penyidik KPK pada Jumat, 12 Januari 2018. Sedianya, dia akan diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan merintangi penyidikan e-KTP, yang menjerat Setya Novanto

Fredrich Yunadi sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan Dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta, Bimanesh Sutarjo. Keduanya ditetapkan tersangka terkait dugaan menghalangi proses penyidikan perkara korupsi e-KTP, dengan tersangka Setnov.

Diduga, ada skenario jahat yang dilakukan oleh Fredrich Yunadi dan Dokter Bimanesh untuk mengamankan Setnov pada saat mantan Ketua DPR RI tersebut menjadi buronan KPK atas kasus dugaan korupsi e-KTP yang menyeretnya.

Atas perbuatannya, Fredrich dan Bimaesh disangkakan melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.‎

(ulu)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini