JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan Indonesia-Jepang telah menyepakati enam proyek pembangunan infrastruktur dalam memperingati 60 tahun terjalinnya hubungan bilateral antar-kedua negara.
Basuki memastikan, penasehat khusus Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe bidang infrastruktur Hiroto Izumi telah melaporkan sejumlah kerja sama tersebut. Di antaranya pembangunan Pelabuhan Patimbang di Subang, Mass Rapid Transit (MRT) Tahap I, MRT Koridor Timur-Barat Jakarta, kereta semi cepat Jakarta-Surabaya, dan Tol Pekanbaru-Padang, Sumatera.
"Pertama, tentang Patimban itu akan dimulai groundbreaking-nya di bulan Mei 2018 sehingga nanti Maret 2019 akan soft opening. Detailnya nanti ke Pak Menhub," kata Basuki di Kompleks Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/1/2018).
(Baca Juga: Hadiri HUT AMS Ke-51, Jokowi Sampaikan Pencapaian Pembangunan Infrastruktur di Jabar)
Basuki melanjutkan, fase tahap I pembangunan MRT akan segera dilakukan uji coba agar dapat beroperasi pada 2019. Sementara, pembangunan MRT koridor Timur-Barat, Jakarta tengah mempersiapkan penunjukkan para konsultan yang akan mengawasi pembangunan proyek transportasi berbasis rel itu.
"Kemudian untuk kereta api (semi cepat) Jakarta-Surabaya, kecepatan lima setengah jam, kira-kira yang dituju itu hanya 5,5 jam. Jadi, tidak terlalu cepat. (perjalanan) 5,5 jam sudah cukup sehingga akan biayanya juga akan dievaluasi lagi untuk supaya lebih murah," ujarnya.
(Baca Juga: Jokowi-JK Terapkan Pembangunan Indonesia Sentris, Golkar: Memang Demikian Harusnya!)