Secara logika, tentu sangat sulit memahami mengapa pembangunan sejak 3 tahun lalu tak juga selesai. Mengingat dana penganggaran juga telah dikucurkan sejak awal. Wajar saja, baru-baru ini Kejati DKI memeriksa Kadishub Tangsel, Sukanta. Diduga pemeriksaan terkait transparansi aliran dana hibah itu.
"Kalau untuk dipastikannya, kita belum bisa menyampaikan, dikarenakan ini dalam tahap pengumpulan data. Tetapi terkait Kadis (Kadishub) Tangsel itu dipanggil, ya memang benar dipanggil dari Kejaksaan Tinggi di DKI Jakarta," terang Nirwan Nawawi, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati DKI, dihubungi Okezone terpisah.
Sementara, Kepala Bidang Bangunan Gedung Non-Perkantoran Dinas Bangunan dan Penataan Ruang (DBPR) Kota Tangsel, Buwana Mahardika menjelaskan, Terminal Pondok Cabe sudah hampir rampung.
"Yang pasti, pembangunan Terminal Pondok Cabe sudah sesuai anggarannya. Dan sebetulnya, Terminal Pondok Cabe ini sedang kami rencanakan untuk diujicoba dalam waktu dekat ini," ungkapnya.
(Baca Juga: Jokowi-JK Terapkan Pembangunan Indonesia Sentris, Golkar: Memang Demikian Harusnya)
Saat ini, pihaknya tengah menunggu kesiapan dari Dishub Tangsel sebagai pengelola terminal. Dia memprediksi, dalam dua sampai tiga minggu kedepan, diharapkan terminal tersebut sudah beroperasi.
"Kalau kemarin kami sudah bicara awal, mungkin dua minggu tiga minggu ke depan," jelas Mahardika.
Dijelaskan dia, saat beroperasi nanti, Terminal Pondok Cabe tidak akan bisa seperti yang diharapkan, seperti yang pernah ada di Terminal Lebak Bulus. Namun, untuk versi minimalisnya tetap bisa diterapkan.
"Ini seperti versi minimalisnya. Minimal penumpang tidak kepanasan, dan ada WC di dalamnya. Kalau istimewanya, saya masih belum bisa bilang sekarang, sebab interoriornya saja belum ada," tandasnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.